Tegal
Daftar 5 Kecamatan Rawan Bencana di Kabupaten Tegal
Polres Tegal menggelar Apel Siaga Tanggap Bencana di Lapangan Aspol Kalibliruk, Kamis (5/12/2024).
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Guna memastikan kesiapsiagaan personel serta kelengkapan dalam menghadapi potensi bencana alam di Kabupaten Tegal, Polres Tegal menggelar Apel Siaga Tanggap Bencana di Lapangan Aspol Kalibliruk, Kamis (5/12/2024).
Kegiatan apel kali ini melibatkan berbagai instansi terkait, seperti TNI, Forkopimda Plus, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tegal, dan relawan.
Dalam amanatnya sebagai pemimpin Apel, Kapolres Tegal AKBP Andi M. Indra Waspada Amirullah, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh pihak menghadapi ancaman bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi.
Baca juga: Bawaslu Kabupaten Tegal Catat Sejumlah Peristiwa Selama Proses Pilkada 2024
Baca juga: Bulog Cabang Tegal Salurkan Bapang Beras Tahap 4 Sebanyak 7.373 Ton
“Kegiatan ini merupakan wujud kesiapsiagaan kami dalam menghadapi ancaman bencana alam di Kabupaten Tegal. Dengan koordinasi dan kesiapan yang matang, kami berharap dapat meminimalisir risiko serta dampak yang ditimbulkan,” ungkap Kapolres Tegal AKBP Andi M. Indra Waspada Amirullah, pada Tribunjateng.com.
Pada kesempatan itu, AKBP Andi M. Indra Waspada Amirullah, menyoroti karakteristik geografis Kabupaten Tegal yang kompleks, mulai dari dataran tinggi pegunungan hingga dataran rendah di pesisir pantai utara (Pantura).
Wilayah tersebut memiliki potensi kerawanan bencana yang bervariasi, seperti longsor di daerah pegunungan dan banjir di kawasan pesisir.
“Ada lima kecamatan yang menjadi perhatian utama karena rawan bencana alam, meliputi wilayah Kecamatan Margasari, Bojong, Bumijawa, Balapulang, dan Suradadi. Tapi bukan berarti kecamatan lain di Kabupaten Tegal diabaikan. Kewaspadaan harus tetap terjaga di seluruh wilayah,” tegas Kapolres.
Kegiatan apel ini tidak hanya menekankan kesiapsiagaan personel, tetapi juga memastikan ketersediaan peralatan dan sarana prasarana dalam menghadapi situasi darurat.
Berbagai simulasi penanganan bencana turut dilakukan sebagai bagian dari kegiatan.
Polres Tegal bersama instansi terkait berkomitmen terus bersinergi menjaga keselamatan masyarakat Kabupaten Tegal, terutama memasuki musim penghujan yang berpotensi meningkatkan risiko bencana alam.
"Kami menyiagakan 450 personel gabungan TNI-Polri dan instansi terkait. Harapannya ketika terjadi bencana, kita sudah siap harus bertindak seperti apa dalam hal penanganan baik sebelum, pada saat terjadi dan pasca bencana," ujar AKBP Andi. (dta)
| Duduk Perkara Mantan Wali Kota Tegal Laporkan Kakak Kandung ke Polisi, Diduga Gelapkan Uang Rp 6,5 M |
|
|---|
| Gema Karya Inklusi 2026 SLB Negeri Kota Tegal, Wakil Wali Kota Serahkan Bahan Ajar Rupiah Braille |
|
|---|
| Galakkan Gerakan Kota Tegal Bebersih, Dedy Yon Ajak Masyarakat Bersih-bersih |
|
|---|
| Pancuran 13 Guci Tegal Kembali Diserbu Wisatawan Setelah Kembali Buka |
|
|---|
| Dedy Yon Tandatangani Komitmen Bersama Pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Kapolres-Tegal-AKBP-Andi-M-Indra-Waspada-Amirullah-124.jpg)