Berita Internasional
Taj Mahal Terancam Diledakkan, Terima Email dari Teroris : Ribuan Turis Dievakuasi
Taj Mahal diancam akan diledakkan, lebih dari 1.500 turis yang berkunjung ke tempat tersebut dievakuasi untuk menjauhi lokasi.
Penulis: Alifia | Editor: galih permadi
Taj Mahal Terancam Diledakkan, Terima Email dari Teroris : Ribuan Turis Dievakuasi
TRIBUNJATENG.COM- Taj Mahal diancam akan diledakkan, lebih dari 1.500 turis yang berkunjung ke tempat tersebut dievakuasi untuk menjauhi lokasi.
Diketahui pada Selasa (3/12/2024) lalu pihak Departemen Pariwisata Uttar Pradesh, India menerima email pada pukul 07.53 waktu setempat.
Karena keterlambatan membaca email, email tersebut baru terbaca pada pukul 11.00 waktu setempat.
Baca juga: Geram dengan Aksi Gus Miftah, Akun Gerindra Unggah Pidato Prabowo: Saya Ingatkan Ini!
Baca juga: Permintaan Maaf Lengkap Gus Miftah Setelah Bully Pedagang Es Teh: Saya Memang Sering Bercanda
Baca juga: Fantastis! Segini Tarif Endorse Jennifer Coppen Mamari, Seharga Rumah di Semarang
Ribuan turis yang telah berkunjung ke Taj Mahal, India tersebut sudah terlanjur berada di lokasi segera setelah jam operasional dibuka.
Sebanyak lebih dari 1.500 turis maupun wisatawan segera dievakuasi akibat adanya ancaman bom.
Dikutip dari The Independent pada Rabu (4/12/2024) melalui Deepti Vats selaku Wakil Direktur Departemen Pariwisata mengungkapkan "Sebuah email yang mengancam akan meledakkan Taj Mahal pada waktu tertentu telah diteruskan ke badan keamanan untuk segera ditindaklanjuti," ucapnya.
Hal tersebut mengakibatkan Badan Keamanan termasuk Pasukan Keamanan Industri Pusat hingga
Polisi setempat segera meningkatkan kewaspadaannya setelah menerima email ancaman tersebut.
Titik masuk para pengunjung hingga titik keluar menjadi sasaran pemeriksaan intensif meskipun pihak pejabat menjaga ketenangan selama dilakukannya proses evakuasi.
Taj Mahal sendiri memiliki pengamanan yang ketat dan menerapkan tindakan keamanan tambahan.
Pemeriksaan menyeluruh juga dilakukan untuk mengidentifikasi benda-benda yang dianggap mencurigakan.
"Regu penjinak bom menyisir tempat tersebut untuk memastikan keamanan, dan tindakan lain, termasuk membatasi akses masuk dan memperketat pengawasan juga telah diterapkan," kata wakil komisaris polisi Suraj Rai. Asisten komisaris polisi Sayed Areeb Ahmad mengatakan, ancaman itu ternyata palsu
"Email tersebut mengeklaim sebuah bom telah ditanam di Taj Mahal. Pencarian menyeluruh telah dilakukan, dan ternyata itu adalah ancaman palsu," tuturnya. "Kami mengajukan FIR berdasarkan Undang-Undang Bom dan Bahan Peledak dan Undang-Undang Teknologi Informasi," jelasnya.setelah pemeriksaan menyeluruh di tempat tersebut.
Diketahui dalam email tersebut seorang teroris memberikan ancamannya akan meledakkan Taj Mahal dengan menggunakan bom yang telah tertanam di lokasi tersebut.
Pihak penyelidik segera membentuk tim khusus untuk melakukan penyelidikan dan fokus melacak asal email tersebut untuk ditindaklanjuti.
Diketahui jika Taj Mahal merupakan bangunan ikonik yang menjadi sasaran para turis di berbagai belahan negara untuk dikunjungi saat berada di India.
Jumlah turis maupun wisatawan di tempat ini memiliki angka yang cukup besar yakni mencapai ribuan pengunjung.
Sehingga penting bagi pihak otoritas terkait menjaga keamanan Taj Mahal sesuai dengan protokol kemanan yang ketat.
(*)
berita internasional hari ini
Berita Internasional
Taj Mahal
Taj Mahal Diledakkan
Taj Mahal Terancam Diledakkan
Alifia
Alifia Yumna Amri
Tribunjateng.com
| Kapal Tanker Arab Diserang Bajak Laut Somalia, Kapten dan ABK Indonesia Disandera Diancam Dieksekusi |
|
|---|
| Mengenal Anak Indigo: Sejarah dan Asal-usul yang Sudah Ada Sejak Tahun 1970-an |
|
|---|
| Iran Umumkan Selat Hormuz Terbuka untuk Kapal Komersial, Ini Reaksi Trump, Harga Minyak Turun |
|
|---|
| Ribuan Lebah Serbu Kota-kota di Israel, Apa yang Terjadi? Ini Analisa Pakar |
|
|---|
| Trump Klaim "Kemenangan", Sinyal Militer AS Bakal Cabut dari Iran? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/taj-mahal_20160830_161018.jpg)