Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Viral Muncul Petisi Tolak Pengunduran Diri Gus Miftah Setelah Undur Diri dari Utusan Khusus Presiden

Sosok Gus Miftah masih menjadi sorotan publik setelah mengundurkan diri dari jabatannya buntut hina penjual es teh di sebuah kajian.

Penulis: Alifia | Editor: galih permadi
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID
Gus Miftah 

Viral Muncul Petisi Tolak Pengunduran Diri Gus Miftah Setelah Undur Diri dari Utusan Khusus Presiden

TRIBUNJATENG.COM- Sosok Gus Miftah masih menjadi sorotan publik setelah mengundurkan diri dari jabatannya buntut hina penjual es teh di sebuah kajian.

Diketahui sebelumnya jika Gus Miftah ditunjuk menjadi Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Potongan video Gus Miftah mengolok-olok Sunhaji penjual es teh dengan kata-kata kasar tersebut kemudian viral dan menuai kecaman dari publik.

Baca juga: Sosok Axel Pons, Mantan Pebalap MotoGP yang Pilih Bertahun-tahun Jalan Kaki ke Berbagai Negara

Baca juga: Pesan Nyeleneh Meyden dan Catheez di Tengah Momen Khidmat Pernikahan Nita Vior

Baca juga: Potret Pohon Berusia Ribuan Tahun Tumbang Setelah Diterjang Badai

Meskipun telah meminta maaf secara langsung dengan datang ke rumah Sunhaji, Gus Miftah tetap menjadi sasaran hujatan publik khususnya setelah video-video dirinya mengolok-olok orang lain hingga merendahkan pelawak senior Yati Pesek.

Gus Miftah kemudian meminta maaf di hadapan awak media dan mengungkapkan keputusannya untuk mengundurkan diri dari Utusan Khusus Presiden.

Tak lama setelah mengumumkan pengunduran dirinya, sebuah petisi muncul dengan meminta Presiden RI Prabowo Subianto untuk menolak pengunduran diri Gus Miftah dan mempertahankan posisi Gus Miftah sebelumnya.

Petisi yang diprakarsai oleh Agus Saripin tersebut tampak mengajak warga Indonesia untuk mendukung Gus Miftah agar tetap menjadi bagian dari Kabinet Merah Putih.

Dalam petisi yang beredar, tampak sejumlah kalimat permohonan tersebut dituliskan sebagai berikut:

"Memohon kepada Presiden Prabowo Subianto untuk tetap mempertahankan Gus Miftah sebagai sosok ksatria yang mengabdi dalam UKP (Utusan Khusus Presiden), dengan memberinya kesempatan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan baru di dalam kekuasaan, dan mengurangi karakter bawaan yang telah terbentuk selama ini dari lingkungan jalanan," ujar Agus Saripin.

"Memohon kepada Gus Miftah untuk tetap bersedia mengabdi kepada bangsa dan negara melalui UKP di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto," sambungnya.

Dalam petisi tersebut juga meminta agar Gus Miftah tetap bersedia untuk mengabdi kepada bangsa dan negara melalui jabatannya tersebut.

Ia mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersikap bijaksana dan memberikan sikap memaafkan seperti yang ditunjukkan oleh Bapak Sunhaji beserta keluarga kepada Gus Miftah.

Beredarnya petisi tersebut membuat pro kontra di kalangan publik dengan asumsi yang beragam.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved