Berita Jateng
Banjir Rob Makin Masif Melanda Pantura Jateng, Warga Pasrah: Mau Teriak Mengadu ke Siapa?
Data dari BPBD Provinsi Jateng, hampir seluruh wilayah Pantura Jateng rawan bencana banjir rob
Penulis: budi susanto | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Nestapa dirasa oleh warga Pantura Jateng yang menjadi langganan banjir.
Apalagi di tengah musim penghujan dan cuaca ekstrem yang datang tak diduga-duga.
Data dari BPBD Provinsi Jateng, hampir seluruh wilayah Pantura Jateng rawan bencana banjir rob.
Wilayah tersebut ada di Kabupaten Brebes, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Pemalang.
Selain itu Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Batang, Kendal, Kota Semarang dan Demak.
Sejumlah warga yang mendiami beberapa daerah dengan potensi bencana banjir rob tersebut hanya bisa pasrah.
Baca juga: Jateng Diintai Bencana, Musim Penghujan Masih Berlangsung Hingga Februari 2025
"Was-was, tapi tudak bisa berbuat apa-apa kalau sudah musim penghujan," terang Dwi satu di antara warga yang tinggal di pesisir Kota Pekalongan, Rabu (11/12/2024).
Ia mengatakan, setiap kali memasuki musim penghujan ditambah dengan cuaca ekstrem air sungai meluap.
Belum lagi naiknya air laut ke pemukiman warga di sekitar pesisir utara Kota Pekalongan.
"Istilahnya double impact, mau bagaimana lagi hal tersebut sudah terjadi bertahun-tahun," paparnya.
Menurutnya, warga hanya bisa mengungsi kala terjangan banjir rob datang.
"Sampai sekarang belum ada solusi yang nyata untuk mengatasi hal tersebut," imbuhnya.
Terpisah, masyarakat di pesisir Demak bahkan mengaku akrab dengan banjir rob.
Hal tersebut lantaran banjir rob menjadi keseharian masyarakat di wilayah pesisir tersebut.
Beberapa mengatakan tidak ada pilihan lain dan hanya menunggu wilayah yang ditinggali tergerus air.
| Tolak Impunitas Hakim MH Usai Melecehkan 3 Wanita, LBH Semarang: Mau Besok Pensiun Tetap Diproses! |
|
|---|
| Polemik Konser Gelombang Cinta 4 Batal: NDX AKA Sebut Komentar "Refund" Adalah Tanggung Jawab Moral |
|
|---|
| Cilacap Jadi Lokasi Proyek Hilirisasi Nasional, Ungkit Perekonomian Daerah |
|
|---|
| Tak Kunjung Beri Sanksi Hakim MH Terlibat Skandal Pelecehan, Mahkamah Agung Diduga Jaga Nama Baik? |
|
|---|
| Jadi Percontohan Nasional, Jateng Dinilai Paling Progresif Terapkan Ekosistem Halal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Sejumlah-relawan-bencana-melakukan-evakuasi-warga-di-tengah-genangan-air-banjir.jpg)