Berita Regional
Gara-gara Jadwal Piket, Dokter Koas Unsri Babak Belur Dipukuli Sopir Rekannya
Seorang dokter koas Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang menjadi korban penganiayaan.
TRIBUNJATENG.COM, PALEMBANG - Seorang dokter koas Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang menjadi korban penganiayaan.
Muhammad Luthfi terluka dan syok berat gara-gara dipukuli pria berinisial DT.
"Korban mengalami lebam di pelipis kiri, mata merah, dan cedera di bagian bawah wajah. Ini akibat penganiayaan yang dilakukan pelaku," ujar Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Sunarto, Jumat (13/12/2024).
Baca juga: Pengakuan 8 Tersangka yang Aniaya Bocah di Boyolali, Korban Tak Hanya Curi Celana Dalam. . .
Ayah korban, Wahyu Hidayat, mengatakan, korban sudah diperbolehkan pulang ke rumah setelah dirawat sejak Rabu (11/12/2024).
Kendati demikian, Luthfi masih harus beristirahat, terutama untuk memulihkan luka dan syoknya.
"Sudah diperbolehkan pulang hari ini, tapi masih proses pemulihan. Kondisi psikologisnya masih syok," ucapnya di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Jumat, dikutip dari Tribun Sumsel.
Dokter Koas Dipukuli, Keluarga Harap Pelaku Dihukum
Keluarga Luthfi sudah melaporkan kasus penganiayaan itu ke polisi. Pihak keluarga mendesak kepolisian agar pelaku dihukum.
"Kami sudah melaporkan kejadian ini ke polisi dan berharap pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia," ungkap Wahyu.
Pada Jumat, penganiaya dokter koas Unsri diperiksa Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatra Selatan.
Terkait status hukum DT, Kabid Humas Polda Sumatra Selatan Kombes Pol Sunarto belum bisa memastikannya.
"Untuk status belum, nanti diselesaikan pemeriksaan dulu," tuturnya.
Dalam menangani kasus penganiayaan dokter koas Unsri ini, polisi telah mendatangi tempat kejadian perkara di sebuah rumah makan di Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang.
Polisi juga sudah mengumpulkan barang bukti dan memeriksa saksi.
"CCTV di tempat makan sudah kita ambil," jelasnya.
| Identitasnya Sebagai Perempuan Terbongkar di Malam Pertama, Ini Pembelaan Rey |
|
|---|
| Jumat Keramat! Bupati Tulungagung Gatut Sunu Terjaring OTT KPK |
|
|---|
| Polisi Selidiki Bubuk Hitam Diduga Penyebab Pelajar Tewas Karena Senapan Rakitan Meledak saat Ujian |
|
|---|
| Gempa M 3,7 Guncang Flores Timur dan Lembata Mirip Truk yang Sedang Melintas |
|
|---|
| Kisah Rifai Diusir dari Rumahnya oleh Pria yang Numpang, Dikejar Pakai Parang, Barang Habis Dijual |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-pemukulan-dan-kekerasan-fisik.jpg)