Berita Regional
Pegawai Toko Roti Dianiaya Anak Bos, Dilempari Berbagai Barang hingga Kepala Bocor
"Endingnya saya dilempar pakai loyang kena kepala saya yang mengakibatkan luka sobek dan berdarah."
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kasus penganiayaan terjadi di Cakung, Jakarta Timur.
D (19), pegawai toko roti yang diduga dianiaya oleh anak bosnya, berinisial GSH, sempat mengalami kebocoran kepala setelah dilempar barang keras, pada 17 Oktober lalu.
Saat itu, ia menceritakan, dilempar GSH dengan berbagai benda padat yang mengenai tubuhnya.
Baca juga: Balita dan Ayah Ibunya Ditemukan Tewas dalam Rumah di Tangerang Selatan
D bahkan mengaku sempat dilempar dengan patung batu oleh GSH.
"Dia marah dan melempar saya pakai patung batu, kursi, meja, mesin EDC BCA dilakukan berkali-kali dan semua barang yang dilempar oleh si pelaku semua kena tubuh saya," kata dia saat dihubungi, Minggu (15/12/2024).
D mengatakan, GSH melakukan itu hingga ayahnya menarik D untuk pulang.
Namun, karena sejumlah barang miliknya, berupa tas dan handphone tertinggal di dalam, ia terpaksa kembali lagi ke toko untuk mengambilnya.
Sesampainya di dalam, D kembali dianiaya GSH dengan dilempari kursi sampai ia terpojok di dekat mesin oven di dapur.
Selama terpojok, D mengaku terus dilempari barang oleh GSH.
"Endingnya saya dilempar pakai loyang kena kepala saya yang mengakibatkan luka sobek dan berdarah.
Setelah berdarah dia (GSH) kabur dan baru saya bisa lari ke luar toko," tambah dia menceritakan keadaan.
Atas kejadian tersebut, D mengalami robek pada kepala bagian kirinya dengan tubuh penuh luka memar.
Sebelumnya diberitakan, seorang pegawai toko roti di Cakung diduga menjadi korban penganiayaan oleh GSH.
Video rekaman insiden ini viral di media sosial, menunjukkan kejadian yang diduga terjadi pada Kamis (17/10/2024).
Dalam video itu, korban terlihat dihantam dengan kursi, mengakibatkan luka di kepala.
| Bocah 6 Tahun Tewas Dianiaya Ibu Tiri 3 Hari, Gagang Sapu dan Batu Bata Jadi Barang Bukti |
|
|---|
| Kronologi Calon Mantu Sekap Ayah Pacar 1 Tahun, Skenarionya di Luar Nalar |
|
|---|
| Cerita 2 Siswa Diminta Pindah Sekolah karena Nunggak Seragam Rp 300.000 |
|
|---|
| "Kalau sama Perempuan Takutnya Zina dan Hamil" Pengakuan Guru Ngaji Cabuli 7 Santri Laki-Laki |
|
|---|
| Yana Ditemukan Tewas Terkubur Tanpa Busana, Dibunuh Suami yang Cemburu pada Adiknya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-kekerasan-terhadap-perempuanjj.jpg)