Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PSIS Semarang

Sebut Fitnah Keji, Ini Isi Lengkap Surat Terbuka Manajemen PSIS Semarang, Ada 4 Poin Penting

Di tengah upaya menembus papan tengah Liga 1, PSIS Semarang dihadapkan pada masalah internal

Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/FRANCISKUS ARIEL SETIAPUTRA
Pemain PSIS Semarang merayakan gol kedua yang dicetak oleh Tri Setiawan pada laga melawan Bali United pada lanjutan laga Liga 1 2024-2025 di Stadion Jatidiri Semarang, Rabu (11/12/2024). Di laga tersebut suporter Mahesa Jenar boikot tak datang memberi dukungan. 

TRIBUNJATENG.COM - Di tengah upaya menembus papan tengah Liga 1, PSIS Semarang dihadapkan pada masalah internal.

Dimana suporter setia melakukan boikot.

Panser Biru dan Snex ogah datang ke Stadion Jatidiri  di laga home PSIS.

Mereka menuntut adanya pembenahan.

Baca juga: Fernandinho Tinggalkan PSIS Semarang Setelah Ribut soal Gaji?

Manajemen PSIS Semarang pun memberikan surat balasan kepada kelompok suporter Panser Biru dan SNEX, Senin (16/12/2024).

Melalui laman Instagram, PSIS Semarang, mengunggah isi surat yang ditujukan kepada suporternya itu.

Surat tersebut berisi jawaban atas keluhan suporter yang ditujukan kepada klub.

Surat yang ditandatangani oleh CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, itu berisi empat poin penting.

Yakni tentang perbaikan tim, isu intervensi manajemen kepada pelatih, tuntutan membuat klub menjadi profesional dan komunikasi dengan suporter.

Dalam uraiannya, PSIS Semarang juga menyinggung soal kontrak kerja antara klub dengan pemain.

PSIS Semarang menyebut kontrak kerja tersebut dilindungi secara hukum oleh FIFA dan PSSI.

Berikut ini isi surat jawaban dari PSIS Semarang kepada Panser Biru dan SNEX.

1. Perbaikan Tim

Yang pertama, tentang perbaikan dan perombakan tim yang dilakukan pada jeda transfer.

PSIS Semarang mengaku perombakan pemain dilakukan berdasarkan evaluasi, bukan karena suka atau tidak suka.

"Perbaikan dan perombakan Tim PSIS Semarang selalu dilakukan pada jeda transfer putaran kedua."

"Manajemen selalu mempertimbangkan perombakan tim untuk prestasi sesuai dengan kebutuhan tim dan merupakan kewenangan pelatih memilih dan mengganti pemain yang perlu dievaluasi."

"Manajemen tidak pernah melakukan perombakan pemain berdasarkan like and dislike," tertulis dalam surat PSIS Semarang.

2. Fitnah Keji Intervensi Manajemen kepada Pelatih

Poin kedua menegaskan PSIS Semarang tidak pernah mengintervensi pelatih dalam merekrut pemain.

PSIS Semarang menyebut tudingan intervensi sebagi fitnah keji yang ditunjukkan kepada klub.

"Manajemen PSIS Semarang selalu bertindak profesional, tidak pernah mengintervensi pelatih dalam rangka menyeleksi dan merekrut pemain, baik pemain lokal maupun pemain asing."

"Isu intervensi manajemen terhadap pelatih adalah fitnah keji tidak berdasar."

3. Pembenahan Tim Agar Lebih Profesional

Poin ketiga berisi tanggapan PSIS Semarang terkait pembenahan kondisi internal tim agar lebih profesional.

PSIS Semarang menyebut hal itu sudah dilakukan dan lisensi klub profesional dari AFC sebagai buktinya.

"Terbukti tahun 2024 PSIS mendapatkan lisensi dari AFC untuk pertama kalinya dalam sejarah dan PSIS selalu berpegang teguh pada kontrak kerja antara klub, pemain, pelatih dan official."

"Perjanjian ini dilindungi secara hukum oleh FIFA dan PSSI," tulis PSIS.

4. Sarasehan dengan Suporter

Poin terakhir yang disampaikan PSIS Semarang adalah terkait komunikasi dengan suporter.

PSIS Semarang mengaku selalu mengadakan pertemuan dengan suporter untuk membahas perbaikan klub.

"Manajemen selalu mengadakan sarasehan dengan suporter pada jeda kompetisi sebagai bahan komunikasi dua arah untuk tujuan perbaikan dan serap aspirasi demi tercapainya komunikasi yang baik antara klub dengan pendukung," ungkap surat PSIS Semarang.

Komentar Fernandinho

Adanya surat tersebut membuat banyak suporter memberikan komentar.

Komentarnya pun beragam, ada yang bernada negatif maupun positif.

Namun ada satu komentar yang membuat adanya surat tersebut semakin viral.

Yaitu komentar dari pemain PSIS Semarang, Fernandinho.

Dalam kolom komentar, Fernandinho menyinggung soal bagian yang belum diberikan kepadanya.

Viral Komentar Fernandinho Tanggapi Surat Balasan PSIS Semarang, Sindir Tunggakan Gaji Pemain?
Viral Komentar Fernandinho Tanggapi Surat Balasan PSIS Semarang, Sindir Tunggakan Gaji Pemain? (Instagram PSIS Semarang)

"Bagaimana dengan milikku?," tulis Fernandinho.

Fernandinho tidak membeberkan secara jelas bagian apa yang dimaksud menjadi miliknya.

Namun banyak netizen yang menduga Fernandinho meminta bayaran gajinya selama berseragam PSIS Semarang musim ini.

Komentar Fernandinho mendapat banyak reaksi dari netizen.

@komeng_*******, "hayooo dijawab jal kih psisfcofficial sampe dikomen pemaine langsung hlo."

@adklof***, "sek wong semarang ae digagase suwe. Opo meneh koe sek kecamatan brazil yo ngenteni bar adol tambak sekk."

@oplet*******, "kamu kenapa bro? Belum di bayar sudah di coret? Eh ya ampun sabar ya bro."

Fernandinho Dicoret dari PSIS Semarang

Tak lama setelah komentar itu dibubuhkan, Fernandinho mengabarkan telah hengkang dari PSIS Semarang.

Melalui laman Instagram Fernandinho menyampaikan salam perpisahan kepada klub dan penggemarnya.

Hanya ucapan terima kasih, tak banyak kata yang diungkapkan pemain asal Brasil di caption Instagram.

Unggahan Fernandinho juga mendapat banyak komentar dari pemain PSIS.

Seperti dari Riyan, Sudi Abdallah, Syahrul Trisna hingga Rizky Darmawan yang memberikan ucapan perpisahan dan memotivasi satu sama lain.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari PSIS Semarang soal kepergian Fernandinho.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved