Breaking News
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PSIS Semarang

PSIS Semarang Tatap Peluang Jatuhkan Malut United

Kekalahan PSIS Semarang atas PSS Sleman dengan skor tipis 2-1, membuat catatan apik dalam empat laga terakhir Gali Freitas dkk tercoreng

Editor: muslimah
istimewa
Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kekalahan PSIS Semarang atas PSS Sleman dengan skor tipis 2-1, membuat catatan apik dalam empat laga terakhir Gali Freitas dkk tercoreng.

Kekalahan ini juga membuat PSIS masih tertahan di posisi 13 dengan perolehan 17 poin.

Termasuk juga kans PSIS menyalip Malut United di urutan 12 belum berhasil.

Namun, upaya untuk naik ke posisi 12 klasemen ini terbuka di pekan 16 ketika PSIS menjamu Malut United di Stadion Jatidiri, 22 Desember mendatang

Baca juga: Fernandinho Blak-blakan Hubungannya dengan PSIS Semarang, Bagaimana Soal Gaji?

Tentunya dengan syarat mampu memenangkan pertandingan.

"Hasil lawan PSS, pasti kecewa karena kami tidak bisa membawa pulang tiga angka dari sini. Ada beberapa peluang sebenarnya yang bisa kami manfaatkan," ungkap Gilbert Agius, pelatih PSIS.

Dalam laga lawan PSS, PSIS banyak menurunkan pemain muda.

Bahkan lini tengah dihuni pemain muda sejak awal laga, di antaranya Tri Setiawan, Ridho Syuhada, dan Reiva Apriliansyah.

Hal ini karena absennya dua gelandang penting PSIS, Alfeandra Dewangga dan Boubakary Diarra.

Kemudian di babak kedua, Gilbert juga memasukkan dua pemain muda, yaitu Rahmat Syawal dan Zico Uldha.

"Untuk babak pertama saya puas, saya kira kami mengorganisir dengan baik.

Babak kedua, kepercayaan diri kami turun. Mungkin karena beberapa pemain masih muda, saya kira mereka menjalani permainan dengan baik," katanya.

"Dalam sepakbola, ada menang, imbang, dan kalah. Kali ini kami kalah," tambah Gilbert.

Di bagian lain, faktor PSIS kalah dari PSS mungkin saja karena ditariknya Evandro Brandao pada menit 16.

Alasan Gilbert kemudian menariknya karena tak mau mengambil risiko lebih untuk sang pemain.

"Kondisi Evandro, karena merasa nyeri di bagian ototnya sehingga diganti. Yang jelas, dia baru saja sembuh dari cedera panjang, kita memutuskan untuk menggantinya," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved