Minggu, 14 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Rempang Kembali Memanas, Warga Dianiaya OTK Dipukuli hingga Tertusuk Anak Panah

Rempang kembali memanas.Akibat konflik terbaru yang terjadi, delapan orang warga menjadi korban

Tayang:
Editor: muslimah
TribunBatam.id/Ucik Suwaibah
KONFLIK DI REMPANG - Warga Rempang, Kota Batam, korban insiden penyerangan sejumlah orang tidak dikenal (OTK) bersama tim inafis Polda Kepri saat olah TKP di posko warga, Kamis (19/12/2024).  

"Yang dirawat di Puskesmas sudah pulang, rawat jalan. Kalau yang 1 kabarnya akan dioperasi," ujar seorang warga, Awe.

 Tim INAFIS pun dilaporkan turun hari ini untuk memeriksa lokasi kejadian secara detail, termasuk mencatat barang bukti dan posisi kejadian.

Beberapa warga yang menjadi saksi dimintai keterangan terkait kronologi kejadian.

"Proses investigasi masih berlangsung. Kami sedang lakukan olah TKP," ujar Wakasatreskrim Polresta Barelang, AKP Thetio, yang berada di lokasi. 

Sejumlah barang yang ada di posko dirusak, mulai dari baliho, meja mengaji, hingga pintu kaca.

Bukan hanya itu, sisa darah milik korban juga masih tercecer di area lokasi yang diserang OTK.

Korban Penyerangan

  1. Zakaria (42) laki-laki. Lebam pada wajah, luka sayat bagian punggung, retak dan patah di bagian tulang pipi (kondisi luka berat).
  2. Samsudin (50) Laki-laki. Luka sobek di kepala.
  3. Zaidi (50) laki-laki. Luka sobek di kepala.
  4. Edi Jumardi (52) laki-laki. Memar di bagian punggung.
  5. Perdiansyah (12) laki-laki. Memar di bagian wajah.
  6. Sukio (33). Laki-laki. Luka sobek (bocor) di bagian kepala.
  7. Dakirin (42). Laki-laki. Patah tangan.
  8. Khaidir (41) Laki-laki. Terkena anak panah di pinggang bagian belakang.

Kronologi konflik Rempang

Kapolresta Balerang Kombes Pol Heribertus Ompusunggu mengatakan konflik antarwarga dengan pekerja PT Makmur Elok Graha (MEG) dilatari adanya perusakan spanduk dan penyanderaan.

Seperti diketahui, PT MEG  mendapat mandat untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang, Kepulauan Riau, disebutkan merusak spanduk warga dan kemudian warga melakukan penyanderaan terhadap pekerja PT MEG.

Menurut dia sekitar pukul 21.30 WIB bertempat di Sembulang Hulu, Kecamatan Galang, warga mengamankan pekerja PT MEG atas nama Reky Riyandi yang diduga telah melakukan perusakan spanduk warga yang menolak PSN Rempang Eco City.

"Warga yang marah mengamankan karyawan tersebut dan menolak untuk membebaskannya. Hal ini membuat rekan-rekan karyawan PT MEG mendatangi lokasi untuk membela temannya, hingga akhirnya terjadi bentrok," ujar Kombes Pol Heribertus Ompusunggu di Mapolresta Barelang kemarin.

 Sekitar pukul 22.30 WIB, lanjut Heribertus, telah dilakukan negosiasi sebanyak dua kali antara masyarakat Sembulang Hulu dengan perwakilan PT MEG untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi.

Dari pihak warga bersedia melepaskan pekerja PT. MEG yang diamankan asalkan PT MEG, tetapi harus membuat surat pernyataan untuk tidak melakukan kegiatan atau aktivitas di Sembulang Hulu sehingga terjadi deadlock.

Sekitar pukul 23.00 WIB, lanjut dia, akibat tidak adanya kesepakatan antara keduabelah pihak, terjadi keributan antara masyarakat Sembulang Hulu dengan perwakilan PT. MEG.

Hal itu mengakibatkan tiga unit bangunan rusak dan korban luka-luka dari kedua belah pihak.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved