Tegal
Pengunjung Bisa Nikmati Pentas Seni Tradisional di DTW Guci Tegal, Ada Campursari dan Tari
PT Barokah Wisata Guci menggelar kegiatan bertajuk Pentas Seni Tradisional yang rencananya rutin digelar sebulan sekali.
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Dalam rangka ingin lebih mengenalkan kesenian dan kearifan lokal yang dimiliki Kabupaten Tegal, PT Barokah Wisata Guci menggelar kegiatan bertajuk Pentas Seni Tradisional yang rencananya rutin digelar sebulan sekali.
Namun khusus momen libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, kegiatan pentas seni tradisional digelar setiap hari Minggu.
Tribunjateng.com, berkesempatan melihat secara langsung kegiatan pentas seni tradisional yang digelar di Kawasan Taman Bermain Wisata Alam Guci, Kabupaten Tegal, pada Minggu (22/12/2024).
Adapun sesuai jadwal kegiatan, pada Minggu (22/12/2024) berlangsung pertunjukan campursari dan tari daerah yang menghadirkan penampilan spesial dari dalang Ki Sri Widodo.
Beberapa pengunjung yang ada di sekitar taman bermain menonton pentas seni sambil bersantai dan menikmati udara sejuk khas Guci.
Komisaris PT Barokah Wisata Guci Kastolani menjelaskan, kegiatan pentas seni tradisional merupakan agenda rutin tahunan.
Sehingga pada tahun 2024 ini, kegiatan pentas seni tradisional dilaksanakan pada bulan Desember karena bertepatan dengan momen libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Harapannya lewat kegiatan pentas seni, pengunjung datang ke Guci tidak hanya menikmati panorama alam sejuk, pemandangan hijau dan mandi air panas di Pancuran 13, tapi setelahnya bisa menikmati kesenian tradisional.
"Tujuan kami ingin menumbuhkan kembali kesenian tradisional dan kearifan lokal yang dimiliki Kabupaten Tegal. Khusus tahun ini kegiatan pentas seni tradisional berlangsung tanggal 15, 22 dan 29 Desember 2024," terang Kastolani, pada Tribunjateng.com.
Untuk jadwal kegiatan pentas seni tradisional, sambung Kastolani, dimulai pada Minggu (15/12/2024), pukul 08.00 WIB-selesai, ada pertunjukan tari ebeg dan tari sintren.
Kemudian pada Minggu (22/12/2024), mulai pukul 08.00 WIB-selesai, ada penampilan campursari dan tari daerah.
Berlanjut pada Minggu (29/12/2024), mulai pukul 08.00 WIB-selesai, ada penampilan tari topeng endel dan orgen tunggal.
Lokasi berlangsungnya kegiatan pentas seni tradisional di Kawasan Taman Wisata Alam Guci.
Kastolani menegaskan, pentas seni tradisional bisa dinikmati oleh siapa saja dan gratis tidak dipungut biaya apapun.
"Untuk kelanjutannya insyaallah tahun depan akan berlangsung sebulan sekali. Tema nya tetap pentas seni tradisional yang mengangkat kearifan lokal lingkungan supaya tumbuh dengan baik," jelasnya. (dta)
| Gema Karya Inklusi 2026 SLB Negeri Kota Tegal, Wakil Wali Kota Serahkan Bahan Ajar Rupiah Braille |
|
|---|
| Galakkan Gerakan Kota Tegal Bebersih, Dedy Yon Ajak Masyarakat Bersih-bersih |
|
|---|
| Pancuran 13 Guci Tegal Kembali Diserbu Wisatawan Setelah Kembali Buka |
|
|---|
| Dedy Yon Tandatangani Komitmen Bersama Pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta |
|
|---|
| Tanah Hibah Pemkot Tegal untuk Kementerian Kelautan dan Perikanan Dipertanyakan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Foto-berlangsungnya-Pentas-Seni-Tradisional-tembang-Campursari.jpg)