Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PSIS Semarang

Adu Gengsi PSIS Vs Malut United Dimenangkan Tim Tamu, Gilbert Agius: Saya Tetap Apresiasi Pemain

Ambisi PSIS Semarang melanjutkan tren kemenangan saat bermain di Jatidiri di BRI Liga 1 2024/2025 musim ini sirna setelah dikalahkan Malut United

TribunJateng.com/Franciskus Ariel
Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius dalam jumpa pers usai laga versus Malut United. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -mAmbisi PSIS Semarang melanjutkan tren kemenangan saat bermain di Stadion Jatidiri di BRI Liga 1 2024/2025 musim ini sirna setelah dikalahkan Malut United 1-3, Minggu (22/12/2024) kemarin.

Laga itu merupakan pertandingan kedua PSIS di Stadion Jatidiri musim ini. 

Satu laga sebelumnya yakni lawan Bali United berhasil dimenangkan PSIS.

Kekalahan atas Malut ini juga membuat PSIS kalah dalam dua laga terakhir.

Baca juga: Hasil Akhir Skor 1-3 PSIS Semarang Vs Malut United, Mahesa Jenar Takluk di Kaki Mantan

Sebelumnya, PSIS kalah dari PSS Sleman.

PSIS masih punya satu laga lagi sebelum menutup putaran pertama musim ini saat menghadapi Barito Putera.

Adapun tiga gol Malut United FC dicetak oleh Darel Valentino Erlangga di menit ke-12’, Ardono menit ke-47’ dan Jorge Correa pada menit ke-94’.

Sedangkan satu gol PSIS Semarang diciptakan oleh Wildan Ramdhani di menit ke-80’.

Menanggapi kekalahan ini, Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius mengungkapkan dirinya menerima kekalahan tersebut dengan kepala dingin, meskipun hasilnya mengecewakan. 

Legenda sepakbola Malta itu juga mengakui, bahwa skuat Malut United FC memiliki banyak pemain yang berpengalaman dibanding para pemain PSIS Semarang

“Kita harus menerima kekalahan ini. Paling tidak, kita bisa mencetak satu gol di tengah lawan yang punya pemain lebih berpengalaman dari kami yang mengandalkan pemain-pemain muda,” ungkapnya usai laga.

Pertandingan PSIS lawan Malut United ini memang merupakan laga adu gengsi.

Meski baru pertama kali bertemu, kedua kubu ingin menjadi yang terbaik.

Alasan di balik itu, skuad Malut United saat ini banyak dihuni mantan pemain-pemain andalan PSIS di Liga 1 musim-musim sebelumnya.

Belum lagi pelatih kepala, asisten pelatih, serta beberapa official lain hingga kit man Malut United juga pernah bekerja di PSIS Semarang cukup lama.

Lebih lanjut, Gilbert menegaskan tetap mengapresiasi para pemainnya yang sudah bermain kerja keras dan maksimal meski belum bisa meraih 3 poin dalam laga kandang tersebut. 

“Semua pemain sudah melakukan permainan yang baik, tapi kita juga harus realistis untuk menerima kekalahan ini,” ujarnya.

Sementara itu, gelandang PSIS, Septian David Maulana menambahkan bahwa situasi tertinggal satu gol di babak awal membuat para pemain bermain kurang konsentrasi. 

“Sebelumnya, selamat kepada Malut. Ketika kami tertinggal satu gol tadi, itu membuat kami bermain sangat terburu-buru," katanya.

"Secara materi dan kualitas tim Malut United memang memiliki banyak pemain muda berbakat. Tapi bukan berarti kami menyalahkan siapa pun, tapi ini menjadi pelajaran untuk kami agar lebih baik di laga berikutnya,” jelasnya.

David juga berharap PSIS bisa tampil maksimal di laga terakhir putaran pertama nanti.

“Semoga di laga berikutnya kami bisa belajar dari kesalahan ini dan memberikan hasil terbaik untuk tim dan suporter,” tambahnya.

Dengan hasil ini, PSIS Semarang masih tertahan di peringkat 13 dengan perolehan poin 17.  (*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved