Minggu, 24 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Subsidi Pusat Berkurang, Jam Operasional Batik Solo Trans Dikurangi

Dishub Solo kurangi jam operasional BST 2025 akibat subsidi pusat menurun. Layanan tetap 12 koridor, sebagian besar dihandle APBD Kota Solo.

Tayang:
Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
Agus Iswadi
Bus BST berada di kawasan Terminal Palur Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo melakukan penyesuaian layanan operasional Batik Solo Trans (BST) pada tahun 2025 menyusul berkurangnya subsidi dari pemerintah pusat.

Meskipun subsidi menurun, jumlah koridor layanan BST tetap dipertahankan sebanyak 12 koridor.

Kepala Bidang Angkutan Dishub Solo, Yulianto Nugroho, menjelaskan bahwa koridor 1, 3, 4, 5, dan 6 akan menggunakan bus sedang, sementara koridor 2, 7, 8, 9, 10, 11, dan 12 akan menggunakan feeder.

"Operasional koridor 1, 5, dan 6 dimulai pukul 05.00 hingga 21.00, sedangkan koridor lainnya hanya beroperasi hingga pukul 18.00," ujar Yulianto, Rabu (1/1/2025).

Menurutnya, pengurangan jam operasional dilakukan setelah evaluasi mendalam.

Feeder yang melayani koridor 2, 7, 8, 9, 10, 11, dan 12 memiliki titik poin di pasar, yang rata-rata tutup pukul 17.00.

Sedangkan koridor 1, 5, dan 6 melintasi kawasan perkotaan sehingga jam operasional lebih panjang.

Kepala Dishub Solo, Taufiq Muhammad, menyebutkan bahwa subsidi dari pemerintah pusat untuk layanan BST turun drastis dari Rp 80 miliar pada 2024 menjadi hanya Rp 20 miliar pada 2025.

"Tahun 2024 subsidi pusat membiayai semua koridor. Tahun 2025, hanya tiga koridor yang dibiayai pusat, selebihnya dihandle oleh APBD Kota Solo," jelasnya.

Optimalisasi anggaran melalui APBD dilakukan untuk memastikan layanan 12 koridor BST tetap berjalan meski dengan penyesuaian waktu operasional.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved