Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Inilah Sosok Rusmiati, Bidan Teladan Yang Kena Prank Dapat Hadiah Motor Tetapi Ditarik Lagi

Mengenal sosok Rusmiati (35), bidan desa yang kena prank dapat hadiah sepeda motor, ternyata cuma simbolis buat foto.

Editor: raka f pujangga
Kompas.com
Pj Bupati Polewali Mandar Ilham Borahima saat menyerahkan sepeda motor ke bidan teladan Rusmiati, di acara peringatan HKN di RSUD Pratama Wonomulyo, Polman, Selasa, 12 November 2024. 

TRIBUNJATENG.COM - Mengenal sosok Rusmiati (35), bidan desa yang kena prank dapat hadiah sepeda motor, ternyata cuma simbolis buat foto.

Pemerintah Daerah Kabupaten Polewali Mandar pun disorot karena mempermlukan Rusmiati.

Kisah bidan desa Rusmiati pun viral di media sosial.

Baca juga: Inilah Sosok Yanti Fitria Bidan Desa Ditangkap Polisi Pukul Nenek Tua Sampai Amnesia, Sering Ngutang

Prank itu berawal dari Rusmiati yang mendapatkan penghargaan sebagai Tenaga Kesehatan Teladan Nasional 2024.

Kemudian, dia mendapatkan hadiah sepeda motor dari Pj Bupati Polewali Mandar, Andi Ilham Borahima pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 12 November 2024.

Saat itu, Rusmiati bahkan berfoto bersama Andi Ilham di depan motor Yamaha Gear yang ia kira akan ia bawa pulang saat itu juga.

Nyatanya, motor Yamaha Gear itu hanya sebagai pajangan saja. Karena kini, dua bulan berlalu, Rusmiati belum juga mendapatkan motor tersebut.

Lantas, seperti apa sosok Rusmiati?

Dilansir dari Tribun-Sulbar, perempuan bernama lengkap Rusmiati Aminuddin ini merupakan bidan asal Desa Taloba, Kecamatan Tutar, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Cakupan wilayah bekerjanya yakni di Desa Taloba, yang merupakan daerah pelosok jauh dari pusat kota.

Dia sudah 14 tahun mengabdi menjadi bidan.

Sehari-harinya, Rusmiati harus melintasi jalanan yang masih rusak bahkan menyeberang sungai menggunakan rakit untuk menghampiri pasien.

Terkadang, Rusmiati juga ikut mendorong mobil saat terjebak lumpur di jalanan yang rusak.

Tak jarang, Rusmiati harus bekerja lembur dari pagi sampai sore untuk melihat kondisi ibu hamil di daerah terpencil.

Pada peringatan HKN 2024, Sumiarti terpilih sebagai bidan teladan kategori pengabdian tanpa batas dari 2.500 peserta tenaga kesehatan.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved