Berita Regional
Inilah Sosok Rusmiati, Bidan Teladan Yang Kena Prank Dapat Hadiah Motor Tetapi Ditarik Lagi
Mengenal sosok Rusmiati (35), bidan desa yang kena prank dapat hadiah sepeda motor, ternyata cuma simbolis buat foto.
TRIBUNJATENG.COM - Mengenal sosok Rusmiati (35), bidan desa yang kena prank dapat hadiah sepeda motor, ternyata cuma simbolis buat foto.
Pemerintah Daerah Kabupaten Polewali Mandar pun disorot karena mempermlukan Rusmiati.
Kisah bidan desa Rusmiati pun viral di media sosial.
Baca juga: Inilah Sosok Yanti Fitria Bidan Desa Ditangkap Polisi Pukul Nenek Tua Sampai Amnesia, Sering Ngutang
Prank itu berawal dari Rusmiati yang mendapatkan penghargaan sebagai Tenaga Kesehatan Teladan Nasional 2024.
Kemudian, dia mendapatkan hadiah sepeda motor dari Pj Bupati Polewali Mandar, Andi Ilham Borahima pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 12 November 2024.
Saat itu, Rusmiati bahkan berfoto bersama Andi Ilham di depan motor Yamaha Gear yang ia kira akan ia bawa pulang saat itu juga.
Nyatanya, motor Yamaha Gear itu hanya sebagai pajangan saja. Karena kini, dua bulan berlalu, Rusmiati belum juga mendapatkan motor tersebut.
Lantas, seperti apa sosok Rusmiati?
Dilansir dari Tribun-Sulbar, perempuan bernama lengkap Rusmiati Aminuddin ini merupakan bidan asal Desa Taloba, Kecamatan Tutar, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
Cakupan wilayah bekerjanya yakni di Desa Taloba, yang merupakan daerah pelosok jauh dari pusat kota.
Dia sudah 14 tahun mengabdi menjadi bidan.
Sehari-harinya, Rusmiati harus melintasi jalanan yang masih rusak bahkan menyeberang sungai menggunakan rakit untuk menghampiri pasien.
Terkadang, Rusmiati juga ikut mendorong mobil saat terjebak lumpur di jalanan yang rusak.
Tak jarang, Rusmiati harus bekerja lembur dari pagi sampai sore untuk melihat kondisi ibu hamil di daerah terpencil.
Pada peringatan HKN 2024, Sumiarti terpilih sebagai bidan teladan kategori pengabdian tanpa batas dari 2.500 peserta tenaga kesehatan.
Mewakili Kabupaten Polewali Mandar, Sumiarti menerima piala dari Kemenkes RI di Jakarta pada Rabu (14/8/2024) lalu.
Merasa malu karena sudah difoto terima hadiah sepeda motor
Rusmiati mengaku kecewa bahwa hadiah sepeda motor itu tidak kunjung ia terima setelah dua bulan berlalu.
"Ya jelas kecewa dan malu. Sudah viral di media sosial katanya diberi hadiah sebagai bidan teladan nasional, faktanya motor yang dijanjikan malah ditarik kembali," katanya, Jumat (10/1/2025), dikutip dari Kompas.com.
"Saya sih dikasih atau tidak dikasih hadiah tidak masalah, cuma kalau sudah dijanjikan dan diserahkan secara formal apalagi sampai viral, harusnya betul-betul diserahkan kepada pemiliknya. Ini bisa jadi preseden buruk ke depannya," sambung dia.
Rusmiati mengaku motor itu dijanjikan akan diberikan kembali setelah pengurusan dokumen rampung.
Namun, hingga dua bulan, motor tersebut belum juga ia terima.
"Awal ketemu Pj Bupati, saya dijanji hadiah motor pribadi. Tapi saat HKN, motor dinas yang diserahkan secara formal malah diambil kembali," bebernya.
Anggaran belum cair
Sementara itu kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Polman dr Mustaman memberikan penjelasan atas penarikan sepeda motor ini.
Baca juga: Duel Emak-emak Terpandang, Istri Sekdes Hajar Bidan Desa, Berujung di Kantor Polisi
"Kami sudah masukkan usulan anggarannya ke badan keuangan, tetapi hingga saat ini badan keuangan belum mencairkan anggaran pengadaan hadiah motor untuk nakes teladan tersebut," kata dr Mustaman kepada wartawan.
Mustaman lalu meminta Rusmiati bersabar, dia menyebut motor tersebut bisa langsung diambil di dealer jika anggarannya telah cair.
"Semua berkas administrasi dan SPJ sudah selesai semua dan telah diserahkan ke Badan Keuangan. Jika uangnya sudah cair maka langsung dibayar ke dealer dan motornya bisa diambil," ujarnya. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Sosok Bidan Rusmiati, Viral Bak Kena Prank Hadiah Motor dari Pemda Polewali Mandar tapi Diambil Lagi
| Aksi Gagal, Begal Lindas Mahasiswi Unpad yang Jatuh saat Berusaha Selamatkan Diri |
|
|---|
| Keributan di Tempat Biliar Berujung Pria Tewas Dilempar dari Lantai 2 |
|
|---|
| Bocah 13 Tahun Tewas Ditikam Teman Sebayanya gara-gara Masalah Perempuan |
|
|---|
| Polisi Bedah Isi Kamar Tipu-tipu Daycare Little Aresha, Pantas Orangtua Terkecoh Titipkan Anaknya |
|
|---|
| Kronologi Pria Tewas saat Lerai Cekcok di Tempat Biliar, Dikeroyok dan Dilempar dari Lantai 2 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bidan-teladan-Rusmiati-kena-prank-dapat-hadiah-motor-tetapi-ditarik-lagi.jpg)