Berita Semarang
Aksi Kamisan Semarang Disuruh Geser ke Kantor Gubernuran? Ini Respons Polda Jateng
Polda Jawa Tengah merespons soal adanya dugaan intervensi aparat terhadap Aksi Kamisan Semarang, Jumat (17/1/2025).
Penulis: iwan Arifianto | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Polda Jawa Tengah merespons soal adanya dugaan intervensi aparat terhadap Aksi Kamisan Semarang, Jumat (17/1/2025).
Aksi Kamisan disebut membuat gerah polisi lantaran telah melakukan demonstrasi setiap Kamis sore di depan kantor Polda Jawa Tengah.
Peserta aksi kemudian dibujuk untuk memindahkan aksinya ke tempat semula yakni di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Baca juga: Aksi Kamisan di Polda Jateng Diloby Agar Pindah Lokasi, Munif: Siap Bayar Berapapun Asal Kami Pindah
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jateng, Kombes Pol Artanto mengatakan, masih menelusuri informasi tersebut.
"Nanti saya infokan," katanya, Jumat (17/1/2025).
Artanto menyebut, tidak masalah terkait aktivitas Aksi Kamisan Semarang yang rutin berorasi di depan Mapolda Jateng tiap Kamis sore.
Dia hanya mengingatkan aksi itu harus ada surat pemberitahuan.
"Kami tidak keberatan, tidak ada masalah, selama ini normal-normal saja," paparnya.
Sebelumnya, Aksi Kamisan Semarang melakukan demonstrasi secara rutin di depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jawa Tengah dalam kurun dua bulan terakhir.
Sedari awal aksi yang memperjuangkan Hak Asasi Manusia (HAM) ini selalu berlokasi di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Namun, ketika kasus penembakan Robig Zaenudin (38) anggota Polrestabes Semarang terhadap Gamma Rizkynata Oktafandy (17) pelajar SMK N 4 Semarang mencuat, mereka memindahkan tempat aksi di depan Polda Jateng.
Mereka memindahkan aksi untuk menuntut keadilan bagi Gamma.
Selain itu, sebagai bentuk kritik bagi kepolisian yang represif kepada rakyat.
"Iya, selama hampir dua bulan ini kami konsisten melakukan aksi di depan kantor Polda Jateng, barangkali mereka kepanasan dengan aksi ini," jelas Koordinator Aksi Kamisan Abdul Munif selepas aksi, Kamis (16/1//2025) sore.
Sebanyak tujuh aksi itu dimulai empat hari selepas penembakan yang dialami Gamma dengan tajuk "Tangkap Pembunuh & Pelaku Fitnah Terhadap Gamma", Kamis 28 November 2024.
| Identitas Pria Bersimbah Darah di Puspanjolo Semarang Diduga Pengamen, Pulang ke Rumah Sudah Terluka |
|
|---|
| Lewat "Gigs Para Buruh", Band Punk Dry Injektion Bakar Semangat saat Aksi Hari Buruh di Semarang |
|
|---|
| BREAKING NEWS, Pria Bersimbah Darah Tergeletak di Teras Rumah Puspanjolo Semarang |
|
|---|
| Terpancar di Ruang Sidang Kredit Sritex, Ketegaran dan Harapan Bebas Eks Dirut Bank Jateng |
|
|---|
| Gubernur Jateng Resmikan Daycare untuk Anak Pekerja di Ungaran, Biaya Rp 300 Ribu Perbulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Aksi-Kamisan-Semarang-melakukan-aksi-di-depan-Mapolda-Jateng-5.jpg)