Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Aksi Kamisan Semarang Disuruh Geser ke Kantor Gubernuran? Ini Respons Polda Jateng

Polda Jawa Tengah merespons soal adanya dugaan intervensi aparat terhadap Aksi Kamisan Semarang, Jumat (17/1/2025). 

Tayang:
Penulis: iwan Arifianto | Editor: raka f pujangga
Tribunjateng/Iwan Arifianto.
Aksi Kamisan Semarang melakukan aksi di depan Mapolda Jateng, Kota Semarang, Kota Semarang, Kamis (16/1/2025) sore. Mereka sudah tujuh kali dalam dua bulan terakhir melakukan orasi di tempat tersebut sehingga disebut membuat gerah kepolisian yang berujung pada upaya lobi agar memindahkan aksi ke depan kantor Gubernur Jawa Tengah. 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Polda Jawa Tengah merespons soal adanya dugaan intervensi aparat terhadap Aksi Kamisan Semarang, Jumat (17/1/2025). 

Aksi Kamisan disebut membuat gerah polisi  lantaran telah melakukan demonstrasi setiap Kamis sore di depan kantor Polda Jawa Tengah. 

Peserta aksi kemudian dibujuk untuk memindahkan aksinya ke tempat semula yakni di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Baca juga: Aksi Kamisan di Polda Jateng Diloby Agar Pindah Lokasi, Munif: Siap Bayar Berapapun Asal Kami Pindah

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jateng, Kombes Pol Artanto mengatakan,  masih menelusuri informasi tersebut.

"Nanti saya infokan," katanya, Jumat (17/1/2025). 

Artanto menyebut, tidak masalah terkait aktivitas Aksi Kamisan Semarang yang rutin berorasi di depan Mapolda Jateng tiap Kamis sore. 

Dia hanya mengingatkan aksi itu harus ada surat pemberitahuan. 

"Kami tidak keberatan, tidak ada masalah, selama ini normal-normal saja," paparnya.

Sebelumnya, Aksi Kamisan Semarang melakukan demonstrasi secara rutin di depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jawa Tengah dalam kurun dua bulan terakhir.

Sedari awal aksi yang memperjuangkan Hak Asasi Manusia (HAM) ini selalu berlokasi di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Namun, ketika kasus penembakan Robig Zaenudin (38) anggota Polrestabes Semarang terhadap Gamma Rizkynata Oktafandy (17) pelajar SMK N 4 Semarang mencuat, mereka memindahkan tempat aksi di depan Polda Jateng.

Mereka memindahkan aksi untuk menuntut keadilan bagi Gamma.

Selain itu, sebagai bentuk kritik bagi kepolisian yang represif kepada rakyat.

"Iya, selama hampir dua bulan ini kami konsisten melakukan aksi di depan kantor Polda Jateng, barangkali mereka kepanasan dengan aksi ini," jelas Koordinator Aksi Kamisan Abdul Munif selepas aksi, Kamis (16/1//2025) sore.

Aksi Kamisan Semarang di depan Mapolda Jateng, Kota Semarang, Kota Semarang, Kamis (16/1/2025) sore. Mereka sudah tujuh kali dalam dua bulan terakhir melakukan orasi di tempat tersebut sehingga disebut membuat gerah kepolisian yang berujung pada upaya lobi agar memindahkan aksi ke depan kantor Gubernur Jawa Tengah.
Aksi Kamisan Semarang di depan Mapolda Jateng, Kota Semarang, Kota Semarang, Kamis (16/1/2025) sore. Mereka sudah tujuh kali dalam dua bulan terakhir melakukan orasi di tempat tersebut sehingga disebut membuat gerah kepolisian yang berujung pada upaya lobi agar memindahkan aksi ke depan kantor Gubernur Jawa Tengah. (Tribun Jateng/Iwan Arifianto)

Sebanyak tujuh aksi itu dimulai empat hari selepas penembakan yang dialami Gamma dengan tajuk "Tangkap Pembunuh & Pelaku Fitnah Terhadap Gamma", Kamis 28 November 2024.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved