Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Blora

Pedagang Kantin Sekolah di Blora Kehilangan Omzet 50 Persen Imbas Program Makan Bergizi Gratis

Sejumlah pedagang kantin sekolah mengalami penurunan omzet, imbas penerapan program makan bergizi gratis (MBG) di Blora.

Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG/M Iqbal Shukri
Suasana kantin sekolah SMK Negeri 2 Blora, Jumat (17/1/2025). 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA -  Sejumlah pedagang kantin sekolah mengalami penurunan omzet, imbas penerapan program makan bergizi gratis (MBG) di Blora.


Bahkan penurunan omzet yang dirasakan oleh pedagang kantin sekolah mencapai 50 persen. 


Salah seorang pedagang kantin di SMK Negeri 2 Blora, Harni (55), mengaku pendapatannya mengalami penurunan drastis.


"Pendapatan berkurang, menurun drastis, karena kan anak-anak jarang yang beli, sudah kenyang karena mendapatkan makan bergizi gratis," katanya, Jumat (17/1/2025).


Apalagi Harni menjual beragam makanan berat. Seperti nasi kuning, nasi goreng, nasi rames, pecel, dan gorengan.


"Kalau pendapatan kotor sebelum ada makan bergizi gratis itu Rp 300 ribu per hari."


"Sejak ada makan bergizi gratis, per hari hanya mendapat  Rp 150 ribu sampai Rp 200 ribu, jadi ada penurunan," terangnya.


Harni berharap nasib pedagang kantin agar diperhatikan.


"Ya harapannya pedagang kantin diperhatikan. Karena ada biaya sewa juga, per hari itu Rp 25 ribu," jelasnya.


Hal serupa juga dirasakan oleh pedagang kantin lain, Yani (43). Penurunan omzet yang dialami Yani mencapai 50 persen.


"Penurunannya sampai 50 persen. Sebelum MBG itu saya sehari bisa dapat Rp 200 ribuan, tetapi setelah ada MBG, sehari hanya dapat Rp 100 ribu," kata penjual mi ayam itu.


Dampak program MBG sangat dirasakan pedagang kantin sekolah. Belum lagi, Yani harus membayar biaya sewa per hari, Rp 35 ribu.


Menurutnya dengan adanya penurunan omzet tersebut, Yani merasa keberatan membayar sewa kantin.


"Sewa kantin per hari Rp 35 ribu. Harapannya ya biaya sewa diturunkan sedikit. Dan mungkin kami pedagang kantin bisa diajak rapat evaluasi terkait adanya MBG ini," paparnya.


Sebagai informasi, penerapan program makan bergizi gratis di Blora sudah dimulai sejak Senin (13/1/2025).(Iqs)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved