Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

5 Fakta Bocah Tewas Dikira Hilang Diculik Makhluk Gaib, Warga Sempat Dengar Suara Mistis di Plafon

5 Fakta Bocah Hilang Dikira Diculik Makhluk Gaib, Ditemukan Tewas di Rawa-Rawa Setelah 3 Hari

Penulis: Awaliyah P | Editor: galih permadi
TIKTOK/KOLASE
SUARA MISTIS DI PLAFON - Warga mendatangi TK kosong karena mendengar suara bocah 5 tahun yang hilang. Terdengar suara tangisan anak-anak di plafon, Selasa, (4/2/2025). PENEMUAN BOCAH HILANG - Anak 5 tahun di Sulteng hilang 3 hari ditemukan dalam keadaan tewas, Selasa, (4/2/2025). 5 Fakta Bocah Tewas Dikira Hilang Diculik Makhluk Gaib, Warga Sempat Dengar Suara Mistis di Plafon. 

5 Fakta Bocah Tewas Dikira Hilang Diculik Makhluk Gaib, Warga Sempat Dengar Suara Mistis di Plafon

TRIBUNJATENG.COM - Inilah 5 fakta bocah 5 tahun di Sulteng hilang dan ditemukan tewas di rawa-rawa.

Peristiwa tragis menimpa seorang bocah perempuan berusia 5 tahun di Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah.

Awalnya, ia dikabarkan hilang secara misterius, bahkan sempat dikaitkan dengan hal-hal mistis.

Namun, setelah tiga hari pencarian, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di rawa-rawa.

Berikut 5 fakta di balik kejadian ini:

1. Sempat Dikira Diculik Makhluk Halus

Sebuah video yang diunggah akun TikTok @bang.bayu513 menunjukkan momen pencarian seorang bocah bernama Naya (5) yang hilang secara misterius.

Warga setempat mendengar suara Naya di plafon sebuah bangunan sekolah kosong.

Dari video yang beredar, terlihat para laki-laki naik ke atas plafon bangunan TK kosong karena mendengar suara Naya di sana.

Terdengar suara tangisan anak-anak dalam video tersebut.

Namun saat diperiksa, bocah tersebut tidak ditemukan.

Narasi yang beredar di media sosial pun menduga bahwa Naya diculik oleh makhluk gaib.

2. Hilang Saat Pulang dari Kebun

Kejadian ini terjadi di Desa Bone Baru, Kecamatan Banggai Utara, pada Sabtu (1/2) sekitar pukul 16.45 WITA.

Bocah bernama Hijrah Amdriani, atau akrab disapa Naya, awalnya ikut sang ibu pergi ke kebun.

Menjelang sore, ibunya menyuruhnya pulang lebih dulu.

Namun, setelah ditunggu, Naya tidak kunjung sampai di rumah.

3. Pencarian Besar-Besaran Dilakukan

Setelah menyadari anaknya tidak kembali, orang tua Naya bersama warga setempat segera melakukan pencarian.

Namun, hingga malam tiba, bocah tersebut tidak ditemukan.

Kondisi ini kemudian dilaporkan ke pihak berwenang.

Tim SAR gabungan pun dikerahkan untuk mencari keberadaan Naya di area hutan dan rawa sekitar desa.

4. Ditemukan Tewas Mengapung di Rawa

Setelah tiga hari pencarian, warga menemukan jasad seorang anak mengapung di aliran rawa Desa Bone Baru pada Selasa (4/2) sekitar pukul 16.18 WITA.

"Saat kami tengah melakukan pencarian, kami mendapat informasi bahwa warga melihat mayat terapung di rawa-rawa."

"Tim SAR gabungan langsung menuju lokasi dan keluarga memastikan mayat tersebut adalah korban hilang," ujar Koordinator Lapangan Unit Siaga SAR Banggai Laut, Erdiansyah, dikutip Tribunjateng.com dari Tribun Palu.

5. Jasad Dievakuasi ke Rumah Sakit

Begitu ditemukan, tim SAR gabungan segera melakukan evakuasi. Jasad korban kemudian dimasukkan ke kantong jenazah dan dibawa ke rumah sakit untuk proses autopsi.

Dengan ditemukannya Naya, operasi pencarian resmi dihentikan, dan seluruh tim penyelamat kembali ke kesatuannya masing-masing.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait penyebab pasti kematian bocah malang tersebut. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved