Rabu, 29 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Blora

Update Kecelakaan Kerja di RS PKU Muhammadiyah Blora, Polda Jateng Bongkar Mesin Lift Crane

Adapun saat ini proyek pembangunan Gedung Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Blora diberhentikan sementara

Tayang:
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG/M Iqbal Shukri
KECELAKAAN KERJA - Lokasi kejadian kecelakaan kerja pembangunan Gedung RS PKU Muhammadiyah Blora, Sabtu (8/2/2025). Proses pembangunan dihentikan sementara.(Iqbal/Tribunjateng) 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Tim Bidang Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah membongkar mesin lift crane di proyek pembangunan Gedung Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Blora, Senin (10/2/2025).

Upaya itu dilakukan untuk mengungkap penyebab kecelakaan kerja yang mengakibatkan 4 pekerja proyek tewas, dan 9 pekerja mengalami luka-luka.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, mengatakan dalam proses investigasi ini, Satreskrim Polres Blora dibantu dari Tim Labfor Polda Jateng.

"Dari Satreskrim Polres Blora, dibackup dari tim labfor Polda Jateng, melakukan olah TKP lanjutan. Dengan agenda hari ini, membongkar mesin lift crane nya, dan nanti akan dibawa ke labfor Polda Jateng untuk didalami," katanya.

PROSES PENYELIDIKAN - Suasana Tim Labfor Polda Jateng saat membongkar mesin lift crane di proyek pembangunan Gedung RS PKU Muhammadiyah Blora, Senin (10/2/2025). Mesin lift crane dibongkar untuk didalami lebih lanjut.
PROSES PENYELIDIKAN - Suasana Tim Labfor Polda Jateng saat membongkar mesin lift crane di proyek pembangunan Gedung RS PKU Muhammadiyah Blora, Senin (10/2/2025). Mesin lift crane dibongkar untuk didalami lebih lanjut. (Iqbal/Tribunjateng)

Lebih lanjut, AKBP Wawan mengatakan belum bisa menyimpulkan lebih jauh terkait hasil penyelidikan.

"Karena alat masih didalami oleh tim labfor, jadi belum bisa kita menyimpulkan siapa yang salah dan siapa yang bertanggung jawab," terangnya.

Adapun saat ini proyek pembangunan Gedung Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Blora diberhentikan sementara.

"Untuk sampai saat ini proyek kami hentikan sementara, untuk memperlancar dalam proses penyelidikan," jelasnya.

Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Blora, Syaifuddin, mengatakan proyek pembangunan Gedung RS PKU Muhammadiyah Blora untuk sementara diberhentikan.

Pihaknya, belum bisa memastikan kapan proyek pembangunan Gedung tersebut akan dilanjutkan kembali.

Masih menunggu hasil dari proses penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

"Sementara insyaallah (pembangunan) masih diberhentikan, sampai proses lebih lanjut," katanya kepada Tribunjateng, Minggu (9/2/2025).

Diberitakan sebelumnya, sebagian korban luka akibat peristiwa kecelakaan kerja di Proyek Pembangunan Gedung Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Blora, dirujuk ke rumah sakit lain.

Pasalnya, total ada 13 pekerja proyek yang terlibat kecelakaan kerja yang terjadi Sabtu (8/2/2025) pagi.

Rinciannya, 4 orang dinyatakan meninggal dunia, dan 9 luka-luka. Sebelumnya, yang korban luka-luka semua dirawat di Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved