Kamis, 4 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kebumen

Misteri Pembakaran di Madureso Kebumen: Teror Tak Dikenal Kembali Beraksi?

Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Desa Madureso, Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen. Pada Kamis, 13 Februari 2025

Tayang:
dok. warga
MOBIL TERBAKAR ㅡ Penampakan mobil milik korban setelah dibakar oleh Orang Tak Dikenal (OTK), Kamis 13 Februari 2025. Sebuah mobil milik warga Desa Madureso dibakar oleh orang tak dikenal, kejadian serupa sering terjadi di Desa Madureso. (Dok. Warga) 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Desa Madureso, Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen.

Pada Kamis, 13 Februari 2025, sekitar pukul 02.30 WIB, sebuah mobil jenis L 300 dengan nomor polisi AA 9622 DJ milik Ngafif Riyanto terbakar di garasi rumahnya.

Kejadian ini menambah panjang daftar peristiwa misterius yang menghantui desa tersebut sejak Bulan Rajab.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi, Khudri (68), yang merupakan mertua korban.

Ia mengaku mendengar ledakan kecil yang berasal dari percikan api di bagian kap depan mobil.

“Saya dengar ada ledakan kecil, saya keluar rumah tapi api sudah mulai membakar kap depan mobil,” ungkap Khudri.

Sadar akan bahaya yang semakin besar, Khudri berusaha memadamkan api sebisanya sambil berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Tidak lama berselang, petugas dari Koramil 19 Kuwarasan dan Polsek Kuwarasan tiba di lokasi untuk melakukan penyelidikan.

Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian materiil cukup besar dengan bagian kap depan mobil mengalami kerusakan parah.

Pihak kepolisian masih menyelidiki insiden ini dan menduga kuat bahwa pembakaran dilakukan oleh Orang Tak Dikenal (OTK).

Teror yang Berulang?

Warga Desa Madureso mulai merasa resah karena kejadian serupa bukan kali pertama terjadi.

Sejak akhir Januari, berbagai aksi teror misterius telah mengganggu ketenangan desa, termasuk pembakaran kandang kayu, pos ronda, serta pemindahan keranda jenazah ke tengah jalan.

Lebih mengerikan lagi, aksi-aksi ini kerap dilakukan pada dini hari, sekitar pukul 03.00 pagi.

“Mungkin ada hubungannya, soalnya sudah banyak kejadian aneh sejak Bulan Rajab.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved