Senin, 4 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Sempat Lambaikan Tangan ke Istri, Pria Lompat dari Balkon Apartemen

Namun, keesokan harinya, sang istri justru melihat RA sudah berdiri dari balkon kamar apartemen dan melambaikan tangan kepadanya.

Tayang:
Thinkstock
ILUSTRASI APARTEMEN: Seorang pria nekat mengakhiri hidupnya di sebuah apartemen yang berada di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu (12/2/2025) pagi. Pria berinisial RA sempat melambaikan tangan ke istrinya, ZA, sebelum lompat. (THINKSTOCK) 

TRIBUNJATENG.COM, TANGERANG SELATAN - Seorang pria nekat mengakhiri hidupnya di sebuah apartemen yang berada di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu (12/2/2025) pagi.

Pria berinisial RA (41) sempat melambaikan tangan ke istrinya, ZA, sebelum bunuh diri.

Peristiwa tersebut berawal dari RA dan ZA yang menyewa apartemen harian pada Selasa (11/2/2025).

Baca juga: Mahasiswa ITB Tewas Terjatuh dari Lantai 27 Apartemen, Diduga Sengaja Lompat

"Awal mula kejadian, korban dan saksi merupakan pasangan suami yang menikah sejak November 2024.

Mereka sedang menyewa apartemen harian sejak tanggal 11 Februari 2025," ujar Kapolsek Pondok Aren Kompol Muhibbur kepada Kompas.com, Rabu (12/2/2025).

Namun, ketika sudah menempati apartemen itu, keduanya justru terlibat adu mulut akibat pinjaman online.

"Sejak dalam ruangan itu mereka sudah cekcok.

Terkait pinjaman online, masih kami dalami siapa yang melakukannya.

Saat ini saksi (istri korban) masih syok," kata dia.

Kemudian, mereka menyudahi pertengkaran itu dan memutuskan untuk beristirahat.

Namun, keesokan harinya, sang istri justru melihat RA sudah berdiri dari balkon kamar apartemen dan melambaikan tangan kepadanya.

"Sekitar pukul 06.40 WIB, saksi ZA terbangun dan melihat korban sudah naik pagar balkon sambil melambaikan tangan dan melompat," jelas dia.

Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. 

Polisi akan memeriksa ZA sebagai saksi utama sembari menunggu kondisi psikologis istri korban membaik.

"Ini yang masih didalami karena saksi masih syok dan masih butuh pendekatan dalam pemeriksaan," ucap dia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved