Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

dr. Zaidul Akbar Ungkap Manfaat Rajin Konsumsi Kuaci: Kaya Nutrisi dan Antioksidan

Pendakwah sekaligus praktisi kesehatan dr. Zaidul Akbar mengungkapkan manfaat rajin konsumsi kuaci. Rupanya biji bunga matahari alias kuaci

Penulis: Ardianti WS | Editor: galih permadi
tribunnews
ILUSTRASI KUACI- dr. Zaidul Akbar Ungkap Manfaat Rajin Konsumsi Kuaci: Kaya Nutrisi dan Antioksidan 

TRIBUNJATENG.COM- Pendakwah sekaligus praktisi kesehatan dr. Zaidul Akbar mengungkapkan manfaat rajin konsumsi kuaci.

Rupanya biji bunga matahari alias kuaci ini diyakini kaya akan nutrisi penting.

Biji bunga matahari atau kuaci mengandung berbagai nutrisi penting, termasuk vitamin, mineral, dan asam lemak sehat.

Beberapa nutrisi yang terkandung dalam biji bunga matahari meliputi vitamin E, magnesium, selenium, fosfor, dan asam folat.

Vitamin E yang terkandung dalam kuaci merupakan antioksidan kuat.

Antioksidan membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas, yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis.

Selain itu, biji bunga matahari juga mengandug asam lemak tak jenuh tunggal dan poli-unsaturated yang sehat, seperti asam lemak omega-6.

Mengkonsumsi asam lemak sehat ini dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dengan mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah.

Hal ini serupa dengan pernyataan ahli kesehatan sekaligus pakar obat herbal, dr. Zaidul Akbar yang menerangkan bahwa kuaci memiliki manfaat yang spektakuler.

"Saya mau kasih tau, salah satu tumbuhan yang punya manfaat yang spektakuler, baik untuk tanah ataupun dia punya kandungan pada bijinya, yaitu apa?

Biji bunga matahari, kuaci ya," pungkas dr. Zaidul Akbar.

Kendati demikian, dr. Zaidul Akbar menyarankan agar sobat sehat mencari kuaci yang tidak diberi penyedap.

Saat ini banyak sekali kuaci atau biji bunga matahari yang diberi pemanis buatan.

Di akhir video, dr. Zaidul Akbar mengatakan apabila satu biji bunga matahari memiliki inti sel yang banyak.

"Tapi cari kuaci yang sehat, jangan pakai perasa tambahan.

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved