Viral Band Sukatani Purbalingga
Band Sukatani Ternyata "Diklarifikasi" di Banyuwangi, Hasilnya Dikirim ke Mabes Polri
Pertemuan antara Polda Jawa Tengah dengan Sukatani Band ternyata dilakukan di Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Pertemuan antara Polda Jawa Tengah dengan Sukatani Band ternyata dilakukan di Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (20/1/2025).
Dalam pertemuan di Banyuwangi, polisi melakukan interogasi terhadap dua personel band Sukatani yakni Muhammad Syifa Al Lufti atau Alectroguy dan Novi Citra alias Twister Angel.
Kepolisian melakukan interogasi terkait alasan pembuatan lagu Bayar Bayar Bayar yang mengkritik polisi.
Baca juga: Polda Jateng Bantah Intervensi Lagu "Bayar Polisi" Dihapus, LBH Semarang: Yakin Ada Desakan!
Tak lama selepas pertemuan itu, muncullah video klarifikasi dari band asal Purbalingga Jawa Tengah tersebut.
"Ya kami temui mereka di Banyuwangi selepas mereka konser di Bali. Kalau komunikasi lewat handphone kurang maksimal jadi kami janjian di sana," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kabid Humas Polda Jateng Kombes pol Artanto, Jumat (21/2/2025).
Dalam pertemuan itu, kata Artanto, anggota kepolisian hanya berkomunikasi terkait tujuan pembuatan lagu. Selepas mengetahui bahwa lagu hanya bersifat kritik, pihaknya lantas tidak mempersoalkannya.
Pihaknya juga tidak mempermasalahkan ketika Sukatani tak membuat video klarifikasi. "Tidak masalah bikin video klarifikasi, tapi maksudnya sebagai bentuk pembelajaran kalau kita memberikan kritik harus kritik membangun terhadap sesuatu," tuturnya.
Terkait video klarifikasi, Artanto membantah bahwa itu ulah anggota Polda Jateng yang melakukan intervensi. Begitupun soal topeng yang dilepas oleh dua anggota band Sukatani.
"Tidak ada yang memaksa membuka topeng," bebernya.
Sesudah melakukan klarifikasi terhadap Sukatani, pihak Polda Jateng memberikan hasil pertemuan itu ke Mabes Polri. Namun, dia tak memberikan jawaban pasti apakah permintaan klarifikasinya ke Sukatani atas perintah dari Mabes Polri. Hanya saja, Polda Jateng turun menangani Sukatani karena bandnya asal Purbalingga..
"Kami setelah kegiatan ini juga laporan ke Mabes," katanya.
Intervensi Keras
Direktur LBH Semarang Ahmad Syamsuddin Arief menyakini Polda Jawa Tengah melakukan intervensi keras terhadap dua personel Sukatani Band dua personel band Sukatani Muhammad Syifa Al Lufti atau Alectroguy dan Novi Citra alias Twister Angel.
Akibat intervensi tersebut akhirnya mereka membuka topeng untuk meminta maaf pada publik dan menarik karya lagunya Bayar Bayar Bayar yang mengkritik polisi.
Padahal dua personel band Sukatani Muhammad Syifa Al Lufti atau Alectroguy dan Novi Citra alias Twister Angel ini selalu identik dengan topeng ketika manggung.
| Fakta Baru Kasus Sukatani, SD di Banjarnegara Ternyata Sempat Didatangi Polisi Sebelum Novi Dipecat |
|
|---|
| Data Dapodik Guru Ovi Sukatani Band Purbalingga Tidak Aktif, LBH Semarang: Ada Campur Tangan Polisi |
|
|---|
| Benarkah Vokalis Sukatani yang Seorang Guru SD Dipecat Sekolahnya? Ini Kata Wabup Purbalingga |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Anggota Siber Polda Jateng Diperiksa Propam Buntut Kasus Band Sukatani, Hasilnya? |
|
|---|
| Sosok Novi Citra, Vokalis Band Sukatani Purbalingga Kabarnya Dipecat Dari Guru Imbas "Bayar Polisi" |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tanggapan-Kapolri-lagu-bayar-3.jpg)