Jalan Rusak Bertahun-tahun, Warga Tanjunganom Grobogan Galang Dana Rp 60 Juta
Warga Dusun Tanjunganom, Grobogan, melakukan swadaya memperbaiki jalan desa yang rusak parah. Dana Rp 60 juta terkumpul untuk betonisasi jalan.
Penulis: Fachri Sakti Nugroho | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, GROBOGAN – Warga Dusun Tanjunganom, Desa Tunggulrejo, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, melakukan swadaya memperbaiki jalan desa yang rusak parah.
Jalan yang diperbaiki merupakan jalur penghubung Dusun Tanjunganom, Desa Tunggulrejo, dengan Dusun Sendangsari, Desa Gabus.
Warga yang resah dengan kondisi jalan yang selalu rusak membuat pemuda Dusun Tanjunganom tergerak mengumpulkan donasi untuk pengerasan atau betonisasi jalan.
Hasil donasi yang dikumpulkan oleh pemuda Tanjunganom mencapai Rp 60 juta.
Ketua Karang Taruna Tanjunganom, Frendy Wijaya, menyampaikan bahwa jalan tersebut sudah berkali-kali diperbaiki, namun tidak memberikan hasil yang memuaskan.
"Warga setiap tahunnya memperbaiki jalan menggunakan batu urug. Tahun kemarin saja sudah dua kali pengurugan dengan total kurang lebih 20 truk," ujar Frendy kepada TribunJateng.com, Senin (24/2/2025).
Jalan ini sangat berdebu saat musim kemarau dan penuh lubang berlumpur ketika musim hujan.
Menanggapi masalah tersebut, organisasi setempat Sedulur Rantau Tanjung Anom (Serat) menginisiasi proyek betonisasi jalan desa.
Serat bertindak sebagai donatur utama proyek ini dan menggandeng Karang Taruna Tanjunganom untuk terlibat dalam pengerjaan serta bertanggung jawab atas pelaksanaannya.
"Sumber dana proyek pengerasan kali ini berasal dari Serat, Karang Taruna, dan masyarakat hingga terkumpul kurang lebih Rp 60 juta," ungkap Frendy.
Dengan dana yang terkumpul, warga bekerja sama untuk memastikan proyek berjalan lancar dan memberikan hasil yang maksimal.
Sebanyak 10 truk ready mix didatangkan untuk betonisasi jalan sepanjang 120 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 15 cm.
Anyaman bambu digunakan sebagai pengganti besi dalam pengerjaan proyek ini.
Warga berjibaku selama empat hari untuk menyelesaikan betonisasi, meskipun cuaca sempat mendung dan gerimis turun.
"Pengerjaan beton membutuhkan 10 truk ready mix, lebar 3 meter, ketebalan 15 cm, panjang 120 meter, dan menggunakan anyaman bambu," kata Frendy.
| Jalan Tanjakan Silayur Semarang Mendadak Rusak Parah: Bergelombang Hingga Aspal Mengelupas |
|
|---|
| Jalan Honggowongso Semarang Ambrol, Akses Ngaliyan-Klampisan Ditutup Total |
|
|---|
| "Badan Pegal Semua" Curhat Viral Pengendara Tersiksa usai Lintasi Jalan Krobokan Boyolali |
|
|---|
| Warga Kalipancur Semarang Resah, Jalan Rusak dan Truk Tambang Melintas Tak Kenal Waktu |
|
|---|
| 10 Tahun Terabaikan, Warga Tlogo Wonosobo Akhirnya Patungan Ratusan Juta Buat Cor Jalan Sendiri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Warga-Tanjunganom-Grobogan-Swadaya-Perbaiki-Jalan-Rusak.jpg)