Berita Viral
Kronologi dan Modus Briptu MEP Rudapaksa 2 Gadis Remaja, Dilakukan Bergantian di Pos Polisi
Peristiwa itu terungkap saat kedua korban kembali ke rumah mereka dua hari setelah kejadian dan ditanyakan alasan mereka tak pulang
TRIBUNJATENG.COM - Kronologi dan modus Briptu MEP (29), merudapaksa 2 gadis remaja di Kaimana, Papua Barat.
Dua gadis remaja yang menjadi korbannya masing-masing berusia 13 dan 14 tahun.
Mereka dirudapkasa bergantian dimana yang satu dilakukan di pos polisi.
Oknum polisi Briptu MEP berhasil ditangkap pada Minggu (23/2/2025).
Baca juga: Rekaman Detik-detik Pria di Tasikmalaya Sengaja Tabrakkan Diri ke Kereta Api Hingga Tewas
Oknum polisi tersebut diamankan anggota Polres Seram Bagian Barat (SBB), Maluku setelah dilaporkan atas kasus dugaan rudapaksa terhadap anak di bawah umur.
“Syukur Alhamdulillah, rekan-rekan kita di Polres SBB sudah berhasil mengamankan terlapor. Saat ini terlapor sudah berada di Polres SBB,” kata Kasat Reskrim Polres Kaimana AKP Boby Rahman, Senin (24/2/2025) dilansir dari TribunPapuaBarat.com.
Disebutkan Boby bahwa pada Selasa (25/2/2025), pihaknya telah melakukan penjemputan terhadap Briptu MEP.
Anggota Polres Kaimana menuju Sorong dan melanjutkan perjalanan ke SBB pada Rabu (26/2/2025).
Kronologi Polisi Rudapaksa 2 Gadis Kaimana
Briptu MEP dilaporkan melakukan perbuatan rudapaksa terhadap dua gadis di pos polisi pada Minggu (16/2/2025).
Peristiwa itu terungkap saat kedua korban kembali ke rumah mereka dua hari setelah kejadian dan ditanyakan alasan mereka tak pulang selama dua hari oleh orang tuanya.
Mengetahui hal itu, orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kaimana.
Berdasarkan keterangan korban, Boby mengungkapkan bahwa pada Minggu (16/2/2025) sekitar pukul 23.00 WIT, dua korban bersama teman-temannya berada di lorong Masjid Pasar Baru.
Kemudian, pelaku Briptu MEP melihat salah satu korban dan lantas membawa keduanya ke pos.
"Dikarenakan sebelum tanggal 16 Februari 2025, Saudara MEP memergoki dua korban sedang membawa sebuah karung yang berisikan barang curian namun pada saat MEP ingin menangkap keduanya tapi langsung melarikan diri sehingga Saudara MEP tidak berhasil menangkap mereka," ujar Boby Sabtu (22/2/2025), dilansir dari Kompas.com.
| Demi Hemat Ongkos Mudik, 12 Orang Nekat Berangkat Pakai 1 Mobil MPV Sampai Pintu Tak Bisa Ditutup |
|
|---|
| Viral Sosok Oknum TNI Diduga Nekat Kawal 8 Truk Kontainer yang Langgar Batasan Operasional Mudik |
|
|---|
| Sosok Haji Her Sebar Santunan Rp45 Miliar Jelang Lebaran: Datangi Tiap Rumah Penerima |
|
|---|
| Sosok Franka, Doktor Unpam Bantah Lakukan Pelecehan di Kereta Tapi Malah Muncul Korban Lain |
|
|---|
| Bak Pinang Dibelah 2, Sosok Pipik Satpam Stasiun Plered yang Mirip Menteri Bahlil: Kamu Jiplak Gue? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Asep-saat-konferensi-pers-di-Polres-Kaimana-Senin-2422025.jpg)