Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Liga 2

Widodo Cahyono Putro Berhasil Bawa Persijap Jepara ke Liga 1 Musim Depan Setelah Kalahkan PSPS 1-0

Persijap Jepara berhasil meraih tiket ke Liga 1 musim depan seusai mengalahkan PSPS 1-0.

Penulis: Tito Isna Utama | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUN JATENG/TITO ISNA UTAMA
RAYAKAN KEMENANGAN: Para suporter Persijap Jepara merayakan kemenangan atas PSPS Pekanbaru di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Selasa (25/2/2025). Persijap lolos ke Liga 1. (TRIBUN JATENG/TITO ISNA UTAMA) 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Persijap Jepara berhasil meraih tiket ke Liga 1 musim depan seusai mengalahkan PSPS 1-0 di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Kabupaten Jepara, Selasa (25/2/2025).

Laga panas ini disaksikan ribuan penonton dari pendukung Laskar Kalinyamat.

Mereka datang untuk melihat keberhasilan anak asuh Widodo Cahyono Putro lolos ke Liga 1.

Baca juga: Persijap Jepara Lolos ke Liga 1, Ratusan Suporter Konvoi Keliling Kota

Pantauan Tribunjateng, di sisi tribun timur stadion dipenuhi supporter tertua di Jepara yang tidak lain adalah Jepara Tifosi Mania (Jetman).
 
Kemudian di tribun selatan, Barisan Supporter Persijap Sejati (Banaspati) mulai menyanyikan lagu dukungan untuk Persijap.

Tak ketinggalan sorak sorai pendukung di sisi utara tribun yang dipenuhi supporter dari Curva Nord Syndicate (CNS).

Dengan seragam merah kebanggaannya, Laskar Kalinyamat mulai bermain terbuka sejak awal pertandingan. 

Pertandingan antara kedua tim untuk memperebutkan tiket promosi Liga 1 cukup panas.

Kedua tim berusaha untuk cepat memperoleh poin.

Baru menit ke-2 berjalan, Rosalvo sudah mendapat peluang di kotak penalti. 

Namun, tendangan pemain nomor punggung 10 ini dengan mudah dipatahkan penjaga gawang PSPS Pekanbaru.

Selanjutnya di menit ke-3 babak pertama, justru tim PSPS Pekanbaru yang mendapat peluang emas.  

Pemain bertahan Laskar Kalinyamat melakukan pelanggaran di area terlarang hingga wasit menghadiahi tendangan bebas.

Sepakan pemain nomor 20 itu melambung ke sisi kanan gawang yang dijaga Sendri Johansyah.

Pertandingan semakin memanas, kedua tim yang sama-sama ingin mengejar kemenangan mulai menunjukkan kerasnya laga malam ini.

Sepuluh menit awal laga berjalan, aliran bola justru berada di pertahanan tim Persijap Jepara.

Tak ingin terus digempur, Persijap Jepara sesekali mulai menyerang line pertahanan PSPS Pekanbaru.

Ketika berhasil memulai serangan, anak asuh Widodo Cahyono Putro mulai menguasai permainan. 

Namun, beberapa peluang yang tercipta belum sampai memecahkan kebuntuan.

Rosalvo kembali mendapat peluang emas di menit ke-16 lewat counter attack, sayangnya ia terlalu lama membawa bola sehingga terlanjur diamankan pemain belakang.

Laga panas kedua tim membuat jantung 8.570 penonton yang menyaksikan ikut berdebar. 

Hasil pertandingan ini akan memutuskan tim mana yang melenggang ke Liga 1.

Pelanggaran demi pelanggaran pun tak terhindarkan selama jalannya laga. 

Belum rampung babak pertama, wasit sudah mengeluarkan satu kartu kuning untuk pemain PSPS.

Demi menyemangati para pemain, supporter CNS turut melakukan live painting di sisi tribun utara yang bertuliskan"Kau Pantas Kubanggakan".

Jelang turun minum, pemain belakang Persijap kembali melakukan pelanggaran tak jauh area kotak terlarang yang berbuah kartu kuning di menit ke-44. 

Beruntung, sundulan pemain PSPS dari umpan tendangan bebas hanya melewati atas gawang Persijap.

Di menit-menit akhir, Laskar Kalinyamat mendapatkan peluang emas lewat serangan balik. 

Umpan Rosalvo Candido mendarat di kaki Rendi Saepul.

Sayangnya tendangan kaki kiri Rendi dengan mudah ditangkap penjaga gawang.

Tambahan waktu 4 menit tak berpengaruh banyak ke hasil laga. 

Hingga wasit meniup peluit babak pertama, skor bertahan kacamata 0-0 untuk kedua tim.

Pada babak kedua, tensi pertandingan semakin memanas. 

Kedua tim bermain imbang dan saling serang demi memecah kebuntuan. 

Pemain Persijap Restu ditarik keluar digantikan David Laly demi menambah daya gedor. 

Dua kali peluang dari sisi kanan hanya mengancam gawang PSPS.

Hujan kartu kuning kembali terjadi di babak kedua. 

Beberapa kali tendangan hanya melenceng ke samping atau ditangkap penjaga gawang.

Hingga menit ke-81, belum ada tim yang memecahkan kebuntuan. 

Petaka bagi tim PSPS, lewat aliran bola dari sisi kiri lawan, umpan crossing dari sayap kanan Persijap mendarat cantik di kaki Leonardo Silva.

Tendangan Leonardo menghujam ke pojok kanan sehingga tidak bisa dihalau sang penjaga gawang. 

Skor beralih 1-0 di menit ke-85.

Gemuruh teriakan supporter semakin menambah gairah skuad Persijap yang unggul sementara. 

Tak mengendorkan serangan, Laskar Kalinyamat terus menggempur pertahanan Askar Bertuah.

Tertinggal satu gol membuat pemain PSPS bangkit menyerang. 

Tambahan waktu 8 menit membuat permainan kedua tim semakin panas.

Skor tak berubah hingga wasit meniup peluit panjang berakhirnya pertandingan. 

Dengan hasil ini, penantian panjang Persijap kembali ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia terbayarkan. (Ito)

Baca juga: Hasil Liga 2 : Persijap Jepara Lolos ke Liga 1 Setelah Taklukan PSPS, PSIS dan Persis Bertahan?

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved