Minggu, 7 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Tim BHRD Banyumas Laporkan Hasil Nihil, Hilal Tertutup Awan dan Hujan

Tim Badan Hisab Rukyat Daerah (BHRD) Kabupaten Banyumas melakukan pantauan yang menunjukkan hasil nihil atau hilal tidak terlihat.

Tayang:
Tribunjateng.com/Permata Putra Sejati
PANTAUAN HILAL - Tim Badan Hisab Rukyat Daerah (BHRD) Kabupaten Banyumas dan pihak terkait saat melakukan pantauan hilal penentuan awal puasa di Menara Teratai Purwokerto, Jumat (28/2/2025) maghrib. Namun berdasarkan pengamatan menunjukkan hasil nihil atau hilal tidak terlihat. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Tim Badan Hisab Rukyat Daerah (BHRD) Kabupaten Banyumas dan pihak terkait telah melakukan pantauan hilal penentuan awal puasa di Menara Teratai, Purwokerto, Jumat (28/2/2025) maghrib. 

Namun berdasarkan pengamatan menunjukkan hasil nihil atau hilal tidak terlihat.

Ketua Tim BHRD Banyumas, Affifudin Idrus mengatakan setelah ditunggu hingga Maghrib pukul 18.04 WIB.

Baca juga: Rukyatul Hilal di Semarang Gagal, Langit Berawan Hambat Pengamatan

Sayangnya hilal dari titik pantau Menara Teratai tidak terlihat. 

Hasil nihil yang didapat oleh tim langsung dilaporkan kepada Kanwil Kemenag Jateng dan diteruskan kepada pusat.

"Faktor cuaca juga tidak mendukung karena hujan, sehingga pantauan tidak terlihat," ungkapnya. 

Afif menjelaskan secara data, tinggi hakiki hilal pada saat matahari terbenam 4'23'26,42" dan tinggi mar'i hilal pada saat matahari terbenam 4'13'0,23" sudah memenuhi 3'00'0,00". 

Namun sudut elongasi bulan masih dibawah 6'00'0,00" yaitu 5'57'0,34".

"Dari tinggi hilal sudah masuk namun dari sudut elongasi losisi hilal menjelang Ramadhan 1446H/28 Februari 2025M lokasi Menara Teratai belum terpenuhi," ucapnya kepada Tribunbanyumas.com.

Baca juga: Pantauan Hilal di Tegal Batal Akibat Cuaca Buruk, BHRD Pastikan Hilal Tertutup Kabut

Sementara itu Pelaksana harian (Plh) Kepala Kantor Kemenag Banyumas, Edi Sungkowo menegaskan kegiatan pantauan hilal menjelang Ramadhan oleh tim BHRD Banyumas, Kantor Kemenag Banyumas, Pemkab Banyumas, Pengadilan Agama Negeri Purwokerto dan pihak terkait lainnya bukanlah sebatas seremoni belaka. 

"Lebih dari itu hasil pemantauan hilal menjadi kebutuhan masyarakat dan tugas yang tidak terlepas dari aparatur negara.

Pantauan hilal apapun hasilnya ditunggu oleh masyarakat," imbuhnya. (jti) 

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved