Minggu, 7 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Tak Perlu Lagi Jauh-Jauh Dirujuk, Layanan Cathlab RSUD Banyumas Bisa Diakses dengan BPJS Kesehatan

Pasien yang membutuhkan layanan penanganan penyakit jantung kini tak harus lagi dirujuk ke rumah sakit di kota-kota besar.

Tayang:
TRIBUN JATENG/Permata Putra Sejati
LAYANAN CATHLAB - Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti meresmikan layanan Cathlab (Catheterization Laboratory) di RSUD Banyumas telah resmi terintegrasi dengan pembiayaan BPJS Kesehatan di Ruang Thalasemia RSUD Banyumas, Sabtu (6/6/2026). (Dok. Pemkab Banyumas) 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Pasien yang membutuhkan layanan penanganan penyakit jantung kini tak harus lagi dirujuk ke rumah sakit di kota-kota besar.

Hal itu karena layanan Cathlab (Catheterization Laboratory) di RSUD Banyumas telah resmi terintegrasi dengan pembiayaan BPJS Kesehatan.

Tentunya ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Banyumas dan sekitarnya. 

Baca juga: SPMB Banyumas 2026 Siap Digelar, Pemkab Perkuat Server hingga Koordinasi dengan PLN

Peluncuran layanan tersebut dilakukan oleh Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti didampingi Direktur RSUD Banyumas dr. Widyana Grehastuti, serta Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Banyumas dr. Dani Esti Novia di Ruang Thalasemia RSUD Banyumas, Sabtu (6/6/2026).

Peresmian layanan Cathlab itu sekaligus menjadi momentum pembukaan Workshop EKG yang diikuti tenaga kesehatan dan praktisi medis.

Direktur RSUD Banyumas, dr. Widyana Grehastuti, mengatakan kerja sama layanan Cathlab dengan BPJS Kesehatan merupakan langkah strategis dalam memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan jantung yang berkualitas.

Menurutnya, integrasi layanan tersebut akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama bagi peserta yang telah tercakup dalam program Universal Health Coverage (UHC).

"Melalui kerja sama pembiayaan ini, masyarakat Banyumas yang saat ini sudah tercover oleh pembiayaan UHC dapat memanfaatkan layanan secara lebih optimal," ujar dr. Widyana sebagaimana dalam rilis kepada Tribunbanyumas.com.

Ia menjelaskan, keberadaan layanan Cathlab yang dijamin oleh BPJS Kesehatan akan memudahkan pasien yang membutuhkan tindakan diagnostik maupun intervensi jantung tanpa harus mencari layanan serupa di luar daerah.

Dengan demikian, proses penanganan pasien dapat dilakukan lebih cepat dan efisien, terutama bagi penderita penyakit jantung yang membutuhkan tindakan segera.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti menilai hadirnya layanan Cathlab yang telah terintegrasi dengan BPJS Kesehatan menjadi langkah penting dalam memperkuat layanan kesehatan daerah.

Menurutnya, kebutuhan terhadap pelayanan kesehatan jantung akan terus meningkat seiring masih tingginya angka penyakit tidak menular di Banyumas.

Ia menyebut hipertensi hingga kini masih menjadi salah satu penyakit tidak menular yang paling banyak diderita masyarakat Kabupaten Banyumas.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena merupakan faktor risiko utama berbagai penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung dan stroke.

"Hadirnya layanan Cathlab yang kini telah dapat dimanfaatkan melalui BPJS Kesehatan menjadi kabar yang sangat menggembirakan. Hal ini menunjukkan kebutuhan akan pelayanan kesehatan jantung yang cepat, berkualitas, dan mudah dijangkau oleh masyarakat akan semakin besar di masa yang akan datang," kata Lintarti.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved