Atap Kelas Roboh, Siswa SD di Kudus Lesehan Belajar di Ruang UKS dan Perpustakaan
Pasca runtuhnya atap kelas 5, siswa SDN 2 Purwosari Kudus belajar di UKS dan perpustakaan. Ruang terbatas, sebagian siswa harus lesehan.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
Kedua, ruangan sempit karena digunakan sebagai tempat penyimpanan barang.
Ketiga, meja belajar yang tersedia tidak mencukupi, sehingga harus disusun menyambung agar bisa digunakan bersama.
Untuk mengurangi kerepotan siswa, pihak sekolah meminta mereka membawa sandal khusus yang ditinggal di sekolah.
"Nanti anak-anak berangkat pakai sepatu, di sekolah boleh pakai sandal, dan pulangnya memakai sepatu lagi," tuturnya.
Selama Ramadan, jam belajar siswa dikurangi 25 menit tanpa mengurangi esensi materi yang diajarkan.
Pihak sekolah berkomitmen tetap menyampaikan seluruh materi pembelajaran meskipun dengan keterbatasan tempat.
| Pria Lansia 70 Tahun di Gebog Kudus Tewas Mengenaskan, Tubuh Penuh Luka Bakar di Ladang Tebu |
|
|---|
| Bupati Kudus Pastikan Jalan di Kudus Tetap Terawat |
|
|---|
| Luncurkan Digital Pick-up, Bupati Samani: Upaya Kelola Sampah di Kudus dari Rumah Tangga |
|
|---|
| Tembus Rp3 Miliar, Lelang Pembongkaran Stadion Wergu Wetan Laku 3 Kali Lipat dari Prediksi |
|
|---|
| Mengintip Pusat Budi Daya Udang Galah di Lereng Gunung Muria, Produksi Jutaan Ekor Demi Pasar Ekspor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Siswa-SD-di-Kudus-Belajar-di-Ruang-UKS-dan-Perpustakaan.jpg)