Minggu, 17 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Grobogan

Masjid dan Gereja Jadi Tempat Pengungsian Warga Ringinkidul Grobogan, 500 Rumah Tenggelam

Banjir melanda Desa Ringinkidul, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Minggu (9/3/2025). 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fachri Sakti Nugroho | Editor: muh radlis

TRIBUNJATENG.COM, GROBOGAN - Banjir melanda Desa Ringinkidul, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Minggu (9/3/2025). 


Banjir Ringinkidul merupakan kiriman dari jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Desa Baturagung.


Rumah warga terendam dengan ketinggian antara 30 cm hingga 150 centimeter.  


Kepala Desa Ringinkidul, Muhammad Shodiq, mengungkapkan bahwa banjir kali ini menenggelamkan sekitar 500 rumah warga. 


Sebanyak 150 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi ke Masjid dan Gereja Ringinkidul.  


"Yang mengungsi sekitar 150 KK," ujar Shodiq kepada awak media di lokasi pengungsian. 


Selanjutnya, Shodiq akan membuat tiga titik dapur umum untuk mendistribusikan logistik atau bantuan kepada warga terdampak. 


"Untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak, pemerintah desa berencana membuka tiga dapur umum di Karangmalang, Gereja, dan Balai Desa Ringinkidul," ungkapnya. 

Hingga sore hari, tim gabungan dari pemerintah desa dan BPBD Grobogan masih melakukan evakuasi warga menggunakan perahu karet. 


Jumlah pengungsi kemungkinan besar akan bertambah karena ketinggian air terus meningkat.


"Hingga sore hari pihak pemerintah desa bersama BPBD Grobogan masih mengevakuasi warga pakai perahu karet," kata Shodiq. 

Shodiq menerangkan pihak pemerintah daerah telah memberikan bantuan logistik kepada warga terdampak. 


Semua logistik tersebut saat ini dikumpulkan di Gereja Ringinkidul dan kemudian didistribusikan secara merata kepada warga. 


"Pihak pemerintah daerah dan BPBD tadi telah memberikan bantuan logistik berupa beras, mie instan dan Dinas Kesehatan memberikan bantuan obat-obatan," kata Shodiq. 


Namun, Shodiq menyebut masih ada kebutuhan mendesak bagi warga yang mengungsi, terutama kasur dan selimut.  

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved