Rabu, 29 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ramadan 2025

Rekomendasi Tempat Bukber di Semarang, Bisa Sambil Lihat Koleksi dan Proses Membatik

Sambil menghilangkan kejenuhan menunggu waktu berbuka puasa sambil melihat proses ataupun koleksi Batik Semarang.

Tayang:
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rival al manaf
Dok Niwa Canting
BUKA BERSAMA - Suasana para pengunjung yang datang di Niwa Canting untuk menikmati beragam menu saat berbuka puasa. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sambil menghilangkan kejenuhan menunggu waktu berbuka puasa sambil melihat proses ataupun koleksi Batik Semarang, Niwa Canting Reso dan homestay bisa menjadi rekomendasi.

Hidden gem yang beralamat di Desa Sumberejo, RT.02/RW.05, Meteseh, Tembalang, Semarang memberikan suasana yang berbeda saat berbuka puasa.

Niwa Canting yang diambil dari kata Niwa yang berarti taman dan Canting yang berarti alat untuk membatik

Niwa Canting terletak bersebelahan dengan Batik 16, dimana merupakan satu diantara produsen batik Semarangan terbesar. 

Baca juga: 100 Hari Kerja Wali Kota Pekalongan Aaf Komitmen Wujudkan Pemerintah yang Responsif Bagi Masyarakat

Baca juga: Raih Mimpi ke Belanda, Mahasiswa Fakultas Teologi UKSW Lolos International Exchange Program

MEMBATIK - Para Pembatik di Batik 16 yang lokasinya bersebelahan dengan Niwa Canting, menjelang Maghrib para pembatik masih melakukan tugasnya sehingga cocok untuk ngabuburit sambil mendalami tentang batik
MEMBATIK - Para Pembatik di Batik 16 yang lokasinya bersebelahan dengan Niwa Canting, menjelang Maghrib para pembatik masih melakukan tugasnya sehingga cocok untuk ngabuburit sambil mendalami tentang batik (TRIBUNJATENG.COM/HERMAWAN HANDAKA)

Ketika memasuki lokasi itu, terlihat bangunan megah dengan arsitektur Jawa memanjakan mata para tamu.

Tak jauh dari situ, pada halaman terasnya sekitar dua kelompok yang terdiri dari empat perempuan pada tiap kelompoknya sibuk untuk menggoreskan canting pada lembaran kain.

Juga terlihat satu pria yang sedang membatik dengan menggunakan teknik cap. Aktivitas membatik di bangunan beraksitektur Jawa itu membuat pengalaman ngabuburit sekaligus berbuka puasa menjadi tak terlupakan.

Selain aktivitas itu, juga terdapat satu ruangan selayaknya museum mini yang berisikan alat cap batik dengan beragam motifnya.

Selain itu, juga terdapat galeri batik Semarangan dengan 219 motif batik bertemakan legenda nama Kelurahan dan Kecamatan di Kota Semarang.

Usai berkeliling di Batik 16, tak jauh dari situ terdapat resto yakni Niwa Canting yang menyuguhkan beragam hidangan makanan dan minuman dengan rasa mewah serta harga yang ramah dikantong.

Endah Purwanti mengatakan Niwa Canting memiliki dua ruang yang bisa digunakan untuk berbuka puasa yakni outdoor dengan nuansa garden sedangkan indoor dengan nuansa intimnya.

Menu andalan di Niwa Canting yakni Iga Bakar sedangkan untuk menu prasmanan yakni Nasi Campur Semarangan. Sedangkan untuk minuman andalan yakni Vanila Violet.

"Ada menu reguler mulai dari Rp18an juga menu buffet mulai dari Rp100ribu itu minimal untuk 50pack sudah makanan pembuka, utama dan dessert juga sudah termasuk sewa tempat selama 4jam. Cocok untuk halal bihalal, juga mengadakan reuni," ujarnya, Senin (10/3/2025).

Tentunya yang membedakan antara resto lainnya dengan Niwa Canting. Para pengunjung sangat direkomendasikan untuk melihat beragam koleksi batik ataupun melihat para pembatik bekerja.

"Sangat bisa, karena memang lokasinya berdekatan. Sebelum makan bisa ke galeri batik, atau mau field trip juga bisa," jelasnya. (Rad)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved