Berita Semarang
Warga Kalipancur Diteror Luapan Air Drainase dan Lumpur
Buruknya drainase di tanjakan Kalipancur tepatnya di Jalan Candi Penataran Raya Ngaliyan Kota Semarang merugikan warga.
Penulis: budi susanto | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Buruknya drainase di tanjakan Kalipancur tepatnya di Jalan Candi Penataran Raya Ngaliyan Kota Semarang merugikan warga.
Pasalnya saat hujan lebat mengguyur Kota Semarang, luapan air dari drainase mengarah ke pemukiman warga.
Hal tersebut membuat air dan lumpur masuk ke rumah warga.
Baca juga: Menengok Gabungan Tiga Budaya Arsitektural di Masjid Agung Jawa Tengah Semarang
Baca juga: Ada Operasi Pasar Pangan Murah di Kantor Pos Semarang, Per-KTP Bisa Dapat 10Kg Beras
Sejumlah warga bahkan bahu-membahu berupa mengahalau air agar tidak mengarah ke pemukiman.
Karena derasnya air yang mengarah ke pemukiman warga usaha warga tak membuahkan hasil.
Beberapa hanya bisa pasrah melihat kediaman mereka kemasukan air dan lumpur.
"Ada sekitar tujuh rumah yang terdampak, kalau hujan pasti air masuk ke pemukiman," terang Agus warga sekitar, Senin (10/3/2025).
Agus mengatakan, semenjak ada proyek tanjakan Kalipancur air semakin tak terkendali kala hujan.
Sementara itu, Sulomo satu di antara warga yang menjadi korban mengaku kesal.
Berulang kali ia lapor namun tak pernah ditanggapi.
"Sampai sekarang tidak ada solusi, sudah lapor tapi ya sama saja," tegasnya.
Sulomo pun berharap ada penanganan dari pemerintah.
Pasalnya warga sekitar tanjakan Kalipancur dihantui kala langit mendung dan hujan.
"Ini air masuk ke semua ruangan," terangnya sembari membersihkan sisa lumpur dan air. (*)
Baca juga: Menengok Gabungan Tiga Budaya Arsitektural di Masjid Agung Jawa Tengah Semarang
Baca juga: Chord Gitar Bernadya, Untungnya Hidup Harus Tetap Berjalan : Lebih Percaya Cara-caraku
Baca juga: Ahmad Luthfi Tinjau Pelaksanaan Speling di Karanganyar
| Wali Kota Harap Gala Premiere "Jangan Buang Ibu" Inspirasi Sineas Muda Semarang |
|
|---|
| Viral Camat Tembalang Ogah Tanda Tangani Berkas Warga, Begini Klarifikasinya |
|
|---|
| PSEL Semarang Raya Tarik Minat 80 Investor, Dijadwalkan Segera Site Visit |
|
|---|
| Menteri LH Siapkan Aturan Water Farming untuk Selamatkan Pesisir Pantura Jawa Tengah |
|
|---|
| Dari Bekas Galian C Jadi Kebun Organik, Cerita Bulusan Edupark Mengolah Sampah Jadi Media Tanam |
|
|---|