Sidang Korupsi Sudewo
Loyalis Sudewo Datangkan 1.500 Orang ke Sidang Tipikor Semarang: Ini Kriminalisasi
Banyak loyalis yang menilai kasus tersebut merupakan bentuk kriminalisasi terhadap Sudewo.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Ribuan loyalis Bupati Nonaktif Pati, Sudewo, menghadiri sidang perdana kasus dugaan korupsi yang menjerat pemimpin yang mereka dukung tersebut di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Senin (15/6/2026).
Koordinator massa Aksi Pati Bangkit, Sutirto, mengklaim sebanyak 1.500 orang datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Pati untuk memberikan dukungan moral kepada Sudewo dan Sumarjiono Kades Arumanis Kecamatan Jaken.
Mereka berasal dari beragam latar belakang, mulai petani, nelayan, pedagang, hingga anggota organisasi kemasyarakatan (ormas).
Baca juga: Atik Istri Sudewo Datang Duluan ke PN Tipikor Semarang, Setia Menunggu Sidang Perdana Suami
"Yang datang sekitar 1.500 orang dari berbagai lapisan masyarakat. Ada petani, nelayan, pedagang, ormas, dan lainnya. Mereka datang menggunakan bus medium maupun kendaraan lain," kata Sutirto di sela aksi.
Meski membawa massa dalam jumlah besar, pihaknya mengaku sengaja mengatur kedatangan peserta secara bertahap guna menghindari kepadatan di sekitar kompleks pengadilan.
"Sebetulnya kami bisa membawa lebih banyak massa. Tapi karena tempatnya sempit, kami menghormati kondisi di sini. Maka massa kami atur datang secara bertahap," ujarnya.
Sutirto menegaskan para pendukung Sudewo masih meyakini proses hukum yang menjerat Bupati Nonaktif Pati tersebut sarat muatan politik.
Menurutnya, banyak loyalis yang menilai kasus tersebut merupakan bentuk kriminalisasi terhadap Sudewo.
"Untuk loyalis Pak Dewo berkeyakinan bahwa ini adalah kriminalisasi. Kami menilai kasus ini dikondisikan oleh lawan politik beliau," katanya.
Ia menambahkan, masyarakat yang tergabung dalam Aksi Pati Bangkit berharap Sudewo dapat terbukti tidak bersalah dalam persidangan dan kembali memimpin Kabupaten Pati.
"Kami yakin Pak Dewo akan lolos dari dakwaan tersebut. Harapan kami beliau bisa kembali memimpin Kabupaten Pati," ucapnya.
Sutirto mengatakan dukungan terhadap Sudewo tidak lepas dari penilaian masyarakat terhadap kinerjanya selama menjabat sebagai Bupati Pati.
Menurut dia, pembangunan infrastruktur pada masa kepemimpinan Sudewo dinilai berjalan berkelanjutan dan diawasi secara ketat.
"Kami melihat langsung di lapangan. Infrastruktur bergerak terus dan berkesinambungan. Kualitas pembangunan juga bagus dan diawasi secara ketat. Pak Sudewo sering turun langsung ke lapangan," tuturnya.
Terkait jalannya proses hukum, Sutirto memastikan kelompoknya akan terus mengawal persidangan. Namun, ia menegaskan aksi yang dilakukan tetap berlangsung secara damai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260615_PENDUKUNG-SUDEWO.jpg)