Banjir di Grobogan Mulai Surut, Warga Kesulitan Bersihkan Lumpur
Banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Grobogan mulai surut 70 cm. Warga mulai bersihkan rumah meski kesulitan akibat endapan lumpur.
Penulis: Fachri Sakti Nugroho | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, GROBOGAN – Banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, mulai surut hingga 70 centimeter.
Kondisi ini membuat sejumlah warga terdampak mulai membersihkan rumah mereka dari sisa banjir, meski masih menghadapi berbagai kendala.
Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah, yakni Desa Ringinkidul, kini mulai mengalami penyusutan banjir hingga 70 centimeter atau setinggi paha orang dewasa.
Warga pun memanfaatkan kondisi ini untuk membersihkan perabotan rumah yang terendam banjir selama lima hari terakhir.
Material Lumpur Jadi Kendala Pembersihan
Meski banjir mulai surut, proses pembersihan rumah tidak mudah.
Banyaknya endapan lumpur yang terbawa arus membuat warga kesulitan membersihkan perabotan dan lantai rumah mereka.
Selain itu, belum adanya pasokan air bersih juga menjadi kendala utama bagi warga dalam mencuci pakaian dan membersihkan rumah.
Ahmad Subani, warga terdampak di Desa Ringinkidul, mengaku bahwa hampir semua perabotan rumahnya terendam banjir dan mengalami kerusakan.
"Iya, mulai dibersihkan. Ini bersihkan tempat tidur, ruang tamu, nyuci baju, ya segala macam di rumah," ujar Subani pada Kamis (13/3/2025).
Namun, karena air di dalam rumahnya masih cukup dalam, Subani dan keluarganya memilih kembali ke posko pengungsian hingga kondisi benar-benar memungkinkan untuk kembali ke rumah.
"Ini belum bisa ditiduri, jadi ya sementara mengungsi dulu karena masih ada genangan," tambahnya.
Hal yang sama disampaikan oleh Kepala Desa Ringinkidul, Muhammad Shodik, saat ditemui Tribunjateng di lokasi pengungsian.
"Warga mulai beraktivitas membersihkan rumahnya yang porak-poranda diterjang banjir," kata Muhammad Shodik kepada Tribunjateng.
"Setelah bersih-bersih kembali ke sini lagi," imbuhnya.
| 19 Desa Terendam, 1.917 Warga Korban Banjir di Sukoharjo Mengungsi |
|
|---|
| Tiga Kabupaten/Kota di Solo Raya Terendam Luapan Anak Sungai Bengawan Solo |
|
|---|
| BKK Purwodadi Sabet Platinum Trophy, Lima Tahun Berturut-turut Berpredikat Bintang 5 |
|
|---|
| Solo Raya Terkepung Banjir, 109 Orang Terpaksa Tidur di Pengungsian |
|
|---|
| Sekolah Diliburkan Karena Banjir di Sukoharjo, MBG Tetap Jalan, Siswa Diminta Ambil di SPPG |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250313-BANJIR-GROBOGAN-SURUT.jpg)