Berita Blora
Ditemukan Warga Saat Memancing, Identitas Mayat yang Mengapung di Bengawan Solo di Blora Terungkap
Identitas mayat laki-laki yang ditemukan di sungai Bengawan Solo, tepatnya di Desa Nglungger, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Identitas mayat laki-laki yang ditemukan di sungai Bengawan Solo, tepatnya di Desa Nglungger, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Senin (17/3/2025) siang, terungkap.
Kapolsek Kradenan, Iptu Umbaran Wibowo, menjelaskan, kronologi penemuan mayat tanpa identitas itu pertama kali ditemukan oleh warga setempat yang sedang memancing di Sungai Bengawan Solo.
Selanjutnya, warga melaporkannya ke Polsek Kradenan.
"Setelah dilaporkan kami bersama anggota langsung datang ke lokasi. Tetapi karena arus sungai agak deras dan posisi agak ke tengah kami minta bantuan BPBD untuk dievakuasi dan dibawa ke RSUD Blora untuk diketahui identitasnya, karena saat ditemukan awal mayat posisi tengkurap tanpa busana," jelasnya.
Lebih lanjut, setelah jenazah korban berhasil dievakuasi, langsung dibawa ke RSUD Blora.
Kemudian dari tim Inafis Polres Blora melakukan identifikasi visum untuk mengetahui identitas korban.
Hasilnya, korban atas nama Wahyudiono (66), warga Madiun, Jawa Timur.
Menurut Iptu Umbaran, tidak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Berdasarkan informasi yang diterimanya, korban terbawa arus longsor.
"Setelah diperiksa tim medis dan memang tidak ada tindak kejahatan dan murni kecelakaan dari bencana longsor, jadi ini tadi juga langsung kami serahkan ke pihak keluarga dan rencana langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan," paparnya.
Sementara itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Blora, Agung Triyono, menyampaikan tidak ada kendala dalam proses evakuasi.
Proses evakuasi hanya membutuhkan waktu 5 menit sampai 10 menit.
"Karena jenazah posisinya ada di tengah Bengawan Solo, dan debit airnya tinggi ditambah arus deras ya kita pinggirkan dulu jenazahnya, baru kemudian jenazah kita masukkan ke kantong jenazah."
"Evakuasi hanya butuh waktu 5 menit sampai 10 menit, yang lama kan menyiapkan Sarpras nya seperti perahu harus merakit dulu," jelasnya.
Setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke RSUD Blora untuk dilakukan identifikasi.(Iqs)
| SPMB Blora 2026 Dipastikan Bebas Titipan, Kepala Dinas Pendidikan: Semua Bisa Dipantau |
|
|---|
| Masuk Zona Aman LSD, Karpet Merah Buat Investasi dan Kampus Baru di Blora |
|
|---|
| Dijadwalkan Sejak April, Proyek Jalan Randublatung-Cepu Senilai Rp5,2 Miliar Belum Masuk Tender |
|
|---|
| Tebu yang Ditumpahkan di Depan Pabrik Gula GMM Todanan Blora saat Aksi Diduga Dipindahkan Sepihak |
|
|---|
| Dinas Pendidikan Blora Tegaskan Larangan Pungutan SPMB, Seragam Sekolah Tanggungjawab Orang Tua |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/PROSES-EVAKUASI-Proses-evakuasi-jenazah-warga-Madiun-yang-me.jpg)