Berita Semarang
KAI Periksa Urine Deteksi Narkoba 30 Awak Kereta Api Secara Mendadak di Stasiun Poncol Semarang
Jelang angkutan lebaran, PT Kereta Api Indonesia Daop 4 Semarang gandeng BNNP Jawa Tengah periksa urine secara acak di Stasiun Poncol Semarang.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Jelang angkutan lebaran, PT Kereta Api Indonesia Daop 4 Semarang gandeng Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah periksa urine secara acak kepada 30 petugas awak sarana perkeretaapian di stasiun Poncol, Kamis (20/3/2025).
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo mengatakan tes urine merupakan langkah preventif memastikan bahwa seluruh petugas yang terlibat dalam operasional perkeretaapian, yakni kepala stasiun, masinis, asisten masinis, kondektur, polisi khusus kereta api, teknisi kereta api, petugas langsir, dan petugas negative check, bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Baca juga: KAI Daop 4 Semarang Hadirkan Dekorasi Tematik yang Instagramable Bernuansa Lebaran
“Hal ini sejalan komitmen KAI untuk menciptakan perjalanan kereta api yang aman, tenang, dan menyenangkan bagi masyarakat. Dengan memastikan seluruh awak dalam kondisi sehat, kami ingin memberikan pengalaman mudik yang nyaman dan penuh kebersamaan,” jelasnya.
Menurutnya, tes urine dilakukan mengantisipasi potensi kerawanan penyalahgunaan narkotika yang dapat mengancam keselamatan perjalanan kereta api.
Para petugas diuji untuk memastikan tidak terpapar zat-zat berbahaya seperti ganja, amfetamin, metamfetamin, ekstasi, kokain, dan benzodiazepin.
"Tes ini merupakan bagian dari langkah proaktif KAI Daop 4 untuk menjaga integritas dan kesehatan petugas selama periode libur Lebaran," tuturnya.
Sementara itu Kepala BNNP Jateng, Brigjen Pol Agus Rohmat menekankan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerja, khususnya sektor transportasi, dapat membahayakan keselamatan publik. Kegiatan pencegahan narkoba harus dilakukan secara berkala lm
“Untuk memastikan seluruh pegawai bebas dari penyalahgunaan narkoba. Ini sejalan dengan misi Asta Cita ke-7 Presiden Republik Indonesia dalam membangun SDM unggul dan bebas narkoba,” ujarnya.
Baca juga: PT KAI Daop 4 Semarang Siapkan Tiga Stasiun Mengakomodir Program Motis
Brigjen Agus menyampaikan terima kasih kepada PT KAI DAOP IV Semarang telah berkontribusi dalam program P4GN selama ini.
Selain itu mengusulkan PT KAI DAOP IV memperkuat program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dengan memasang standing banner serta menayangkan iklan layanan masyarakat di stasiun serta di dalam kereta.
“Upaya ini tidak hanya menyasar pegawai, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat luas,” jelasnya.(rtp)
| Nasib 29 PKL Gajah Raya Masih Menggantung, Pemkot Semarang Tawarkan Opsi Relokasi ke Pasar Johar |
|
|---|
| Klub Sepatu Roda Kairos Semarang Borong 15 Emas di Ajang Internasional Pekanbaru |
|
|---|
| Sidang Kredit Sritex, Saksi Ahli: Turunnya Angka Fidusia Tanggung Jawab Debitur Nakal, Bukan Bank |
|
|---|
| Psikolog SCU: Pembatasan Medsos Anak Perlu, tapi Penguatan Kontrol Diri Lebih Penting |
|
|---|
| Viral Sopir Pengangkut Sampah DLH Kota Semarang Terobos Lampu Merah, Berakhir Kena Sanksi Permanen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/PT-Kereta-Api-Indonesia-Daop-4-Semarang-gandeng-Badan-Narkotika-Nasional.jpg)