Minggu, 17 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Cemburu Buta, Pria di Bangkalan Bacok Teman Sendiri di Hadapan Istri Korban

Pria di Bangkalan dibunuh oleh teman satu perantauan karena cemburu. Korban tewas di hadapan istri, pelaku kini terancam 15 tahun penjara.

Tayang:
AI/ DALL-E
DIBUNUH TEMAN: Sebuah ilustrasi pembunuhan yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan. Pria di Bangkalan dibunuh oleh teman satu perantauan karena cemburu. Korban tewas di hadapan istri, pelaku kini terancam 15 tahun penjara. 

TRIBUNJATENG.COM, BANGKALAN – Seorang pria asal Bangkalan, Madura, berinisial RS (41), tewas dibunuh secara brutal di hadapan istrinya sendiri pada Senin malam (31/3/2025).

Pelaku diketahui berinisial AM (35), yang juga merupakan teman satu perantauan korban di Jakarta.

Aksi mengerikan itu terjadi di Jalan Raya Desa Durin Barat, Kecamatan Konang, Bangkalan, sekitar pukul 19.00 WIB.

RS saat itu tengah mengendarai sepeda motor bersama istrinya ketika tiba-tiba diserang AM dengan senjata tajam jenis calok.

Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi menjelaskan bahwa korban dan pelaku memiliki hubungan pertemanan.

Keduanya dikenal sebagai rekan sesama perantau di ibu kota.

RS diketahui menjalankan usaha katering bersama sang istri, sementara AM bekerja sebagai penjual nasi bebek.

“Mereka teman nongkrong saat di Jakarta, dan kebetulan sama-sama mudik ke kampung halaman untuk Lebaran,” ujar Hafid kepada awak media, Selasa (1/4/2025).

Nahas, ketika tengah dalam perjalanan bersama istrinya, RS tiba-tiba dibacok oleh AM.

Sang istri yang duduk di belakang melihat langsung kejadian tragis itu.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami sejumlah luka bacok parah, terutama di bagian kepala.

Tubuhnya ditemukan dalam posisi tertelungkup, mengenakan jaket hitam dan celana jeans biru.

Foto korban bahkan sempat beredar luas di grup-grup WhatsApp warga.

Polisi yang menerima laporan segera datang ke lokasi dan mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit.

“Kami masih menunggu hasil visum untuk memastikan jumlah dan jenis luka yang diderita korban,” lanjut Hafid.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved