Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Blora

Jalan Rusak Ditanami Pisang, Bupati Blora Arief Rohman Minta Maaf dan Jelaskan Ini

Aksi tanam pohon pisang di jalan rusak ruas Cabak-Bleboh dilakukan oleh warga Desa Nglebur, Janjang, dan Bleboh.

Tayang:
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: M Syofri Kurniawan
Tribun Jateng/Istimewa
DITANAMI PISANG: Ruas jalan Cabak - Bleboh Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, ditanami pisang oleh warga, Rabu (2/4/2025). Aksi tersebut sebagai bentuk protes warga terhadap janji bupati yang tak segera terealisasi. (DOK. WARGA) 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Bupati Blora, Arief Rohman, menanggapi aksi tanam pohon pisang di jalan rusak ruas Cabak-Bleboh yang dilakukan oleh warga Desa Nglebur, Janjang, dan Bleboh.

Untuk diketahui, ratusan warga dari tiga desa di Kecamatan Jiken melakukan aksi sebagai bentuk protes terhadap Bupati Blora, Arief Rohman, yang tak kunjung merealisasikan janjinya memperbaiki jalan tersebut, Rabu (2/4/2025).

Setelah aksi itu viral di media sosial, Bupati Arief Rohman secara terbuka buka suara menanggapi aksi tersebut melalui akun resmi Instagram pribadinya @ariefrohman838.

Baca juga: Jalan Rusak di Blora Ditanami Pisang ! Kami Jenuh dengan Janji

Dalam unggahan di akun Instagramnya, Bupati Arief Rohman menyampaikan permintaan maaf atas belum terealisasinya perbaikan ruas jalan Cabak-Bleboh.

Arief juga menjelaskan alasan mengapa jalan kabupaten yang rusak tersebut belum diperbaiki.

"Mohon maaf. Pembangunan jalan kabupaten ruas Cabak -Bleboh - Batas Bojonegoro yang sedianya dilakukan tahun 2024 belum bisa dilaksanakan karena anggaran Inpres Jalan 2024 yang diajukan Pemkab Blora ke Kementerian Pekerjaan Umum untuk ruas tersebut tidak lolos."

"Sehingga kelanjutan pembangunan ruas Cabak - Bleboh - batas Bojonegoro dicarikan anggaran lain dari APBD Kabupaten Blora 2025," terangnya.

Lebih lanjut, Arief menyampaikan perbaikan ruas jalan tersebut telah dianggarkan Rp 6 miliar dari APBD Blora 2025.

"Alhamdulillah eksekutif dan legislatif (DPRD) telah menyetujui pagu anggaran Rp 6 miliar untuk melanjutkan jalan yang telah dibeton 2022 - 2023 lalu," terangnya.

Menurut Arief, saat ini sedang proses penyusunan dokumen lelang pembangunannya. 

"Jika lelang pembangunan berjalan lancar, Insya Allah pembangunan akan dimulai Juni -Juli 2025. Sambil menunggu proses lelang pembangunan, besok akan dilaksanakan pengurukan dengan grosok oleh DPUPR Blora," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, ratusan warga dari tiga Desa di Blora menggelar aksi menanam pohon pisang di sepanjang ruas jalan penghubung tiga desa itu yang sampai saat ini masih rusak, dan belum tersentuh pembangunan.

Ratusan warga itu, berasal dari warga Desa Nglebur, Janjang, dan Bleboh. Semuanya dari Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora.

Aksi menanam pohon di tengah jalan yang rusak itu, sebagai bentuk protes warga terhadap Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Blora yang tidak segera memperbaiki ruas jalan Cabak-Bleboh yang sudah rusak parah.

Bahkan, aksi protes itu viral di berbagai  media sosial dan grup WhatsApp masyarakat Blora

Dalam video yang beredar, tampak warga membentangkan spanduk bertuliskan, "Masyarakat Mendukung Program Pemerintah Indonesia untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan dengan Cara Jalan Rusak yang Menghambat Akses Ekonomi Warga Dimanfaatkan untuk Budidaya Kebun Pisang." 

Aksi menanam pohon di jalan tersebut, sebagai bentuk protes warga terhadap janji-janji Pemkab Blora.

Salah seorang warga Desa Janjang, Ngatmin, menyampaikan aksi ini dilakukan lantaran warga sudah lelah menunggu atas janji-janji Bupati Blora, Arief Rohman, yang menjanjikan ruas jalan Cabak- Bleboh segera diperbaiki. 

Namun hingga saat ini, janji perbaikan jalan itu tak kunjung terealisasi.

"Karena masyarakat sudah jenuh untuk menunggu janji-janjinya, karena jalan Cabak menuju Bleboh itu sudah sangat parah," katanya.

Lebih lanjut, Ngatmin menyampaikan untuk jalan dari Cabak menuju Desa Bleboh jaraknya sekitar 8 hingga 10 kilometer.

"Jalan yang rusak itu ada sekitar 8 hingga 10 kilometer. Dan yang kita tanam ini banyaknya pohon pisang," tambahnya.

Sementara itu, Camat Kecamatan Jiken, Joko Lelono, menyampaikan bahwa perbaikan jalan Cabak hingga Bleboh sudah dianggarkan pada tahun 2025 sebesar Rp 6 miliar rupiah. 

"Ini adalah dinamika di masyarakat. Artinya masyarakat pengen transportasi yang lancar sehingga gerak perekonomian  masyarakat itu bisa lancer dan kebetulan sekali akses  Cabak ke Bleboh sudah direncakan oleh Pemerintah Kabupaten  sebanyak Rp 6 Miliar," terangnya.

Joko Lelono, berharap masyarakat agar bersabar karena proses pembangunan juga harus melalui proses mekanisme yang sudah ada ketentuannya.

"Kami berharap masyarakat juga paham karena proses pembangunan juga memerlukan alur mekanisme yang normatif. Kita berharap bersama-sama semoga bisa segera terbangun di tahun ini," paparnya. (Iqs)

Baca juga: Masyarakat Diimbau Waspadai Diare saat Lebaran, Dinkesda Blora Sebut Ada Beberapa Penyebab Diare

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved