Berita Blora
Kapolres Blora Janji Cari Pelaku yang Buang Bayi Baru Lahir di Semak-semak
Bayi laki-laki ditemukan di kawasan hutan Perhutani Petak 6003, RPH Klopoduwur, BKPH Blungun, KPH Cepu, tepatnya di bawah semak-semak
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Bayi laki-laki ditemukan di kawasan hutan Perhutani Petak 6003, RPH Klopoduwur, BKPH Blungun, KPH Cepu, tepatnya di bawah semak-semak tepi jalan turut tanah Desa Semanggi, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jumat (4/4/2025).
Saat ditemukan, bayi laki-laki itu dalam kondisi masih hidup dengan ari-ari masih menempel.
Kejadian ini pertama kali dilaporkan karyawan Perhutani oleh Harno (48), karyawan Perhutani yang menjabat sebagai KRPH Klopo Duwur.
Harno, menerima informasi melalui telepon dari warga Desa Semanggi sekitar pukul 10.00 WIB saat sedang bertugas piket di Pos Perhutani Ngodo.
"Saya mendapat kabar dari masyarakat bahwa ada bayi ditemukan di semak-semak kawasan hutan. Saya langsung menuju lokasi untuk memastikan,” katanya.
Sesampai di tempat kejadian perkara (TKP), Harno mendapati sejumlah warga telah berkumpul, termasuk tiga saksi mata, yakni Novi Nilamsari (24), Deri Hadi Purnomo (26), dan Tantri (36), yang semuanya merupakan warga Desa Semanggi RT 004 RW 001, Kecamatan Jepon.
Mereka menyaksikan bayi tersebut dalam kondisi hidup. "
Kami melihat bayi itu masih bergerak, ari-arinya masih ada. Karena kasihan, kami langsung berinisiatif membawanya ke klinik terdekat,” kata Novi, salah satu saksi.
Bayi tersebut kemudian dibawa ke Klinik Dr. Hery Kamolan menggunakan sepeda motor oleh Novi dan Tantri.
Namun, pihak klinik menyarankan agar bayi segera dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blora untuk penanganan lebih lanjut.
Harno bersama Novi dan Deri kemudian membawa bayi ke RSUD Blora, di mana bayi tersebut langsung mendapatkan perawatan medis.
Setelah itu, Harno melaporkan kejadian ini ke Polsek Jepon untuk penyelidikan lebih lanjut.
Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, bersama sang istri, turut menjenguk bayi tersebut langsung di RSUD Blora sembari berkoordinasi dengan pihak rumah sakit.
"Kami telah menerima laporan dari pelapor dan akan melakukan penyelidikan untuk mencari tahu asal-usul bayi serta pihak yang bertanggung jawab atas penelantaran ini."
"Saya dan istri sudah melihat kondisi bayi secara langsung, dan saat ini bayi dalam perawatan intensif di RSUD Blora dengan kondisi stabil,” kata AKBP Wawan Andi Susanto.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga setempat, yang turut prihatin atas nasib bayi tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, identitas orang tua bayi masih belum diketahui, dan polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor.(Iqs)
| Gunung Es Penipuan Snapboost di Blora: Baru 17 Lapor Polisi, Benarkah Ada 700 Korban Lainnya? |
|
|---|
| Update Kasus Dugaan Penipuan Berkedok Aplikasi Snapboost di Blora, Begini Kata Polisi |
|
|---|
| Lansia Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Kedungjenar Blora, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan |
|
|---|
| Kabupaten Blora Kembalikan 4.000 ATS ke Sekolah, Terbanyak di Jawa Tengah |
|
|---|
| Ruang Kelas Rusak Belum Diperbaiki, Siswa SDN 1 Plosorejo Blora Terpaksa Belajar di Balai Desa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/PENEMUAN-BAYI-Kapolres-Blora-AKBP-Wawan-Andi-Susanto-saat-menjenguk-bayi.jpg)