Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pati

Geber-geber Motor Berujung Kebakaran, Rumah Shodiq di Pati Hangus

Dipicu tindakan geber-geber (memblayer) sepeda motor, sebuah rumah di Desa Tayu Kulon, RT 4, RW 2, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati kebakaran.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: rival al manaf
Humas Polresta Pati 
KEBAKARAN RUMAH - Proses pemadaman kebakaran di rumah Tun Sodiq, Desa Tayu Kulon, RT 4, RW 2, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Minggu (13/4/2025) malam sekira pukul 23.00 WIB. Kebakaran ini dipicu tindakan memblayer sepeda motor di dalam rumah. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Dipicu tindakan geber-geber (memblayer) sepeda motor, sebuah rumah di Desa Tayu Kulon, RT 4, RW 2, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, dilanda kebakaran, Minggu (13/4/2025) malam sekira pukul 23.00 WIB. 

Kebakaran ini mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 60 juta.

Rumah yang terbakar tersebut milik Tun Sodiq. 

Baca juga: Usaha Stockpile Pasir Tak Berizin Bebas Beroperasi 4 Tahun di Weleri, DPRD Kendal: Lha Kok Bisa?

Baca juga: Video Kebakaran Rumah Dokter Semarang Setelah Sopir Pasang Aki Mobil

Menurut keterangan saksi mata, Sutiyono (57) dan Rasmun (50), kebakaran diduga dipicu oleh tindakan seorang pria yang memblayer-blayer sepeda motor Vario di dalam rumah. 

Tindakan tersebut menimbulkan percikan api yang dengan cepat menyambar sepeda motor dan menjalar ke ruang tamu, ruang tengah, hingga atap rumah.

"Awalnya, sekitar pukul 21.00 terjadi perselisihan terkait tebusan telepon genggam. Kemudian, seorang pria berinisial AA marah-marah dan menyalakan sepeda motor Vario di dalam rumah, lalu diblayer-blayer."

"Akibatnya, timbul percikan api yang membakar sepeda motor dan menjalar ke bagian rumah," ungkap Kapolsek Tayu AKP Aris Pristianto.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.50 oleh tim pemadam kebakaran dari Kabupaten Pati dan PT LPI PG Pakis Baru.

"Dalam kejadian ini, dua unit sepeda motor, yaitu Yamaha Jupiter dan Vario, serta sebagian besar rumah milik Ibu Tun Sodiq hangus terbakar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," kata Aris.

Adapun rincian kerugian akibat kebakaran di antaranya dua unit sepeda motor dan sebagian besar bangunan rumah dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp 60 juta.

AKP Aris Pristianto menambahkan, pihaknya telah melakukan tindakan dengan menerima laporan dari warga, menghubungi dan mengerahkan tim pemadam kebakaran, mendatangi lokasi kejadian, membantu proses pemadaman, serta mencatat keterangan saksi-saksi.

"Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan peralatan yang berpotensi menimbulkan api, serta menjaga emosi agar tidak menimbulkan tindakan yang merugikan," tandas dia. (mzk)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved