Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Sejarah Raminten, Tokoh Fiksi yang Diperankan Hamzah Sulaeman, Meninggal Rabu Malam

Tokoh Raminten Diciptakan oleh Hamzah Sulaeman, seorang seniman dan pengusaha asal Yogyakarta..memiliki nama kehormatan Kanjeng Mas Tumenggung (KMT) T

Tayang:
Penulis: Puspita Dewi | Editor: galih permadi
Instagram/ Hamzah Batik
RAMINTEN MENINGGAL- Sejarah Raminten, Tokoh Fiksi yang Diperankan Hamzah Sulaeman, Meninggal Rabu Malam 

Sejarah Raminten, Tokoh Fiksi yang Diperankan Hamzah Sulaeman, Meninggal Rabu Malam 


 TRIBUNJATENG.COM- Tokoh Raminten adalah sosok ikonik yang berasal dari Yogyakarta, dan dikenal luas sebagai karakter budaya yang unik dan nyentrik. 


 Tokoh Raminten Diciptakan oleh Hamzah Sulaeman, seorang seniman dan pengusaha asal Yogyakarta. Ia juga dikenal sebagai pemain sinetron dan budayawan.


Pada Rabu malam, 23 April 2025, pukul 22.34 WIB di RSUP Dr. Sardjito, Hamzah Sulaeman meninggal pada usia 75 tahun karena sakit tua yang diperparah oleh komplikasi diabetes.

 

Sosok di Balik Raminten


Hamzah Sulaiman, yang memiliki nama kehormatan Kanjeng Mas Tumenggung (KMT) Tanoyo Hamijinindyo, dikenal luas sebagai seniman, budayawan, dan pengusaha yang sukses membawa budaya Jawa ke dalam dunia kuliner dan ritel melalui karakter Raminten.

 

Tokoh Raminten pertama kali muncul dalam acara TV lokal di Yogyakarta, di mana Hamzah memerankannya sebagai seorang perempuan Jawa yang gemulai, penuh humor, dan sering berbicara dengan gaya khas Jawa yang medok.


Raminten memakai busana tradisional Jawa, lengkap dengan sanggul dan kebaya, dan sering tampil dengan mannerisme yang feminin namun kuat sebagai simbol budaya lokal.

:

Tokoh ini menjadi sangat populer karena gaya bicara yang lucu dan nyeleneh, serta sikap yang santai namun cerdas.


Popularitas Raminten melampaui layar kaca setelah dibawa ke dunia kuliner lewat pendirian House of Raminten, sebuah restoran di Yogyakarta yang mengusung konsep tradisional Jawa dengan atmosfer yang unik dan penuh nuansa budaya.


(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved