Batang
Gaungkan Sensus Ekonomi 2026, BPS Batang Ajak Warga Berpartisipasi
Kirab Budaya dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Kabupaten Batang berlangsung meriah.
Penulis: dina indriani | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Kirab Budaya dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan berbagai elemen masyarakat turut berpartisipasi.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah keterlibatan Badan Pusat Statistik (BPS) Batang, yang memanfaatkan momentum ini untuk mengenalkan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) kepada masyarakat.
Sejalan dengan semangat kirab, tim BPS Batang hadir dengan atribut khas bertema SE2026.
Lagu resmi sensus bertajuk "Mencatat Indonesia" mengiringi perjalanan mereka, menciptakan daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang memenuhi rute kirab.
Kehadiran BPS dalam perayaan ini bukan sekadar meramaikan acara, tetapi juga membawa pesan penting: SE2026 adalah milik bersama dan menjadi pijakan utama dalam pembangunan ekonomi daerah di masa depan.
Kepala BPS Batang, Heni Djumadi, mengungkapkan kebanggaannya bisa terlibat dalam perayaan ini.
"BPS Batang merasa terhormat bisa ambil bagian dalam Kirab Budaya HUT Batang tahun ini.
Selain memperkuat kebersamaan dalam keberagaman budaya, kami juga ingin menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 adalah agenda nasional yang sangat penting bagi seluruh masyarakat,"* ujarnya, dalam keterangan rilis, Rabu (30/4/2025).
Menurut Heni, SE2026 hanya dilakukan sekali dalam sepuluh tahun dan berfungsi sebagai potret ekonomi Batang secara menyeluruh.
Data yang dikumpulkan akan menjadi dasar utama dalam perencanaan pembangunan ekonomi daerah, mencakup seluruh sektor usaha, dari yang kecil hingga besar.
Karena itu, Heni mengajak seluruh pihak untuk turut menyukseskan agenda nasional ini.
"Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dari pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat sangat diperlukan agar hasil SE2026 optimal. Mari berkolaborasi untuk membangun ekonomi yang lebih maju dan inklusif," tegasnya.
Dengan partisipasi aktif dalam Kirab Budaya, BPS Batang berharap semangat "Mencatat Ekonomi Indonesia" semakin membumi di tengah masyarakat.
"Suksesnya SE2026 bukan hanya milik BPS, tetapi juga langkah besar bagi pembangunan ekonomi Batang yang lebih kuat dan berkelanjutan," pungkasnya.(din)
| Kabupaten Batang Disebut Sudah Ada Sebelum 1966, Peneliti Yakin Hari Jadi Batang Perlu Diluruskan |
|
|---|
| Kebun Alpukat Organik Pesalakan Kabupaten Batang Jadi Ladang Edukasi dan Ekonomi |
|
|---|
| Libur Akhir Pekan, Pantai Jodo Masih Jadi Primadona Wisata Lokal di Batang |
|
|---|
| DPUPR Batang Kebut Penambalan Jalan, Target H-10 Lebaran Demi Keselamatan Pengendara |
|
|---|
| Candi Bata Gringsing Terancam Terkubur, Ekskavasi Rp 2 Miliar Masih Sekadar Usulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/FOTO-BERSAMA-Jajaran-Badan-Pusat-Statistik-BPS-Batang.jpg)