Batang
DPUPR Batang Kebut Penambalan Jalan, Target H-10 Lebaran Demi Keselamatan Pengendara
Pemerintah Kabupaten Batang mulai menggeber program penambalan jalan menjelang arus mudik Lebaran.
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mulai menggeber program penambalan jalan menjelang arus mudik Lebaran.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya cepat menjaga keselamatan pengguna jalan di tengah kondisi cuaca ekstrem dan tingginya beban kendaraan.
Kepala DPUPR Batang, Endro Suryono, memastikan seluruh persiapan teknis telah dilakukan.
Baca juga: Foto-foto Candi Bata Gringsing Batang yang Kini Terancam Terkubur
Baca juga: Pantura Batang - Pemalang Jadi Medan Tempur Tim Jalan Nasional, 70 Ton Aspal Digelontorkan Tiap Hari
Material aspal sudah tersedia dan unit pelaksana teknis daerah (UPTD) siap diterjunkan ke lapangan, khususnya untuk menangani jalan kabupaten yang mengalami kerusakan.
“Ini sudah kami persiapkan semua. Aspal alhamdulillah sudah datang dan UPTD akan mulai melakukan penambalan, khususnya di jalan kabupaten. Sampai Lebaran ini sudah mulai running,” kata Endro, Senin (2/2/2026).
Tak hanya fokus pada jalan kabupaten, Pemkab Batang juga aktif mendorong perbaikan di ruas jalan provinsi dan nasional yang mengalami kerusakan cukup parah.
Koordinasi lintas kewenangan terus dilakukan agar penanganan bisa segera direalisasikan.
“Kami tidak diam. Untuk jalan provinsi, minggu kemarin saja sudah kami surati dua kali. Jalan nasional juga terus kami koordinasikan. Tapi untuk jalan kabupaten, kami sudah siap gerak cepat,” tegasnya.
Menurut Endro, titik kerusakan jalan di Batang jumlahnya cukup banyak.
Faktor cuaca hujan berkepanjangan dan kendaraan bermuatan berlebih menjadi penyebab utama kerusakan infrastruktur jalan.
“Kalau ditanya jumlah titik, itu banyak sekali. Tapi kami inventarisir mana yang paling parah untuk ditangani lebih dulu. Kondisi sekarang hujan terus, kendaraan juga banyak yang overload,” jelasnya.
DPUPR Batang menargetkan penambalan jalan dilakukan secara masif hingga H-10 Lebaran.
Meski sifatnya sementara (patching), langkah ini dinilai penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor dan mobil.
“Kita fokus keamanan dulu. Kalau soal kenyamanan, patching memang belum maksimal, tapi yang penting aman dulu bagi pengguna jalan,” imbuhnya.
Dari sisi anggaran, Endro mengakui adanya keterbatasan.
| Kebun Alpukat Organik Pesalakan Kabupaten Batang Jadi Ladang Edukasi dan Ekonomi |
|
|---|
| Libur Akhir Pekan, Pantai Jodo Masih Jadi Primadona Wisata Lokal di Batang |
|
|---|
| Candi Bata Gringsing Terancam Terkubur, Ekskavasi Rp 2 Miliar Masih Sekadar Usulan |
|
|---|
| Cuaca Ekstrem, Dinkes Batang Siagakan Tim Medis Hadapi Ancaman Banjir dan Longsor |
|
|---|
| Trotoar Jalan Ahmad Yani Batang Dibangun untuk Pedestrian, Drainase Jadi Kewenangan Provinsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260202_JALAN-BERLUBANG-Jalan-Sindoro.jpg)