Berita Grobogan
Puskesmas Gubug I Terbanyak Layani Cek Kesehatan Gratis di Grobogan
Puskesmas Gubug I mencatatkan diri sebagai fasilitas kesehatan dengan jumlah peserta terbanyak dalam program cek kesehatan gratis di Kabupaten
Penulis: Fachri Sakti Nugroho | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, GROBOGAN – Puskesmas Gubug I mencatatkan diri sebagai fasilitas kesehatan dengan jumlah peserta terbanyak dalam program cek kesehatan gratis di Kabupaten Grobogan.
Program yang digagas Kementerian Kesehatan RI ini berhasil menarik minat ribuan warga sejak diluncurkan secara nasional pada Februari 2025.
Hingga akhir April 2025, sebanyak 26.180 warga telah memanfaatkan layanan ini di 30 puskesmas yang berdiri di Grobogan.
Dari jumlah tersebut, Puskesmas Gubug I menjadi yang paling banyak menerima peserta, yakni sebanyak 2.617 pasien.
Angka ini mengungguli Puskesmas Tanggungharjo dengan 2.062 pasien dan Puskesmas Ngaringan dengan 1.736 pasien.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, Djatmiko, mengatakan bahwa antusiasme masyarakat terhadap program ini cukup tinggi, sejalan dengan semangat peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat.
“Pendaftar terbanyak ada di Puskesmas Gubug I, disusul Tanggungharjo dan Ngaringan,” ujar Djatmiko kepada TribunJateng, Jumat (2/5/2025).
Jawa Tengah sendiri menjadi provinsi dengan partisipasi tertinggi secara nasional dalam program ini, dengan total 1 juta peserta.
Angka ini melampaui Jawa Timur (600 ribu peserta) dan Jawa Barat (200 ribu peserta), berdasarkan data terbaru dari Kementerian Kesehatan RI.
Meski pencapaian Grobogan tergolong tinggi, Djatmiko menyatakan belum puas.
Ia menargetkan jumlah peserta akan terus meningkat seiring dengan gencarnya sosialisasi dan semakin mudahnya akses layanan kesehatan.
Djatmiko juga mengusulkan agar aplikasi SatuSehat Mobile menambahkan fitur akun tamu.
Dengan fitur ini, masyarakat yang belum terdaftar tetap bisa dilayani dengan cepat dan efisien, tanpa mengorbankan kualitas pencatatan data.
“Kami juga berharap ada peningkatan kualitas pelayanan, terutama dalam input data, khususnya bagi masyarakat yang belum memiliki akun di aplikasi SatuSehat Mobile,” ujar Djatmiko.
Seiring bertambahnya jumlah peserta cek kesehatan gratis ini, Djatmiko juga berharap alat kesehatan dan bahan habis pakai di puskesmas selalu tercukupi.
"Semoga ke depannya lebih banyak yang ikut cek kesehatan gratis, aplikasinya lancar dan ketersediaan bahan habis pakai yang selalu tercukupi," harapnya.
Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan apresiasi lebih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yang telah menjalankan program cek kesehatan gratis dengan peringkat pertama secara nasional.
Dia mengatakan, program yang diluncurkan sebagai hadiah ulang tahun bagi masyarakat Indonesia itu, telah berjalan efektif dengan capaian mencapai 1 juta orang.
"Kami mencatat jumlah orang yang memanfaatkan program cek kesehatan gratis di Jawa Tengah ini mencapai 1 juta. Ini tertinggi secara nasional," kata Menkes saat melaunching program rumah bagi tenaga kesehatan di Kendal, Senin (28/4/2025) petang.
Budi menambahkan, capaian itu mengungguli dua wilayah lain yakni Jawa Timur yang baru menyasar 600 ribu orang, dan Jawa Barat sebanyak 200 ribu orang.
Dikatakannya, prestasi membanggakan yang diraih Jawa Tengah tak terlepas dari peran aktif Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi yang terus menerus menggencarkan sosialisasi di tiap daerah.
Bahkan, Menkes menyebut Jawa Tengah yang notabene penduduknya lebih sedikit dibandingkan Jawa Barat, mampu mengalahkan wilayah yang dipimpin Gubernur Dedi Mulyadi.
Berdasarkan data laporan Badan Pusat Statistik, jumlah penduduk Jawa Tengah pada tahun 2024 diperkirakan mencapai sekitar 37,89 juta jiwa. Sedangkan jumlah penduduk Jawa Barat tahun 2024 mencapai 50,345 juta jiwa.
"Ini capaian yang luar biasa di bawah Pak Gubernur, padahal kita tahu Jawa Barat yang dipimpin Pak Dedi Mulyadi itu penduduknya lebih banyak dibanding Jawa Tengah,"
"Tapi malah Jawa Tengah yang justru peringkat pertama capaian cek kesehatan gratis. Ini patut saya apresiasi kepada Pak Luthfi." sambungnya.
Menkes pun berharap agar daerah lain bisa meniru strategi Jawa Tengah sebagai parameter keberhasilan program cek kesehatan gratis.
"Semoga ini dapat menjadi motivasi bagi daerah lain untuk meningkatkan partisipasinya," tandasnya.
| Detik-detik Maling "Ningrat" di Grobogan, Gasak Berkarung-karung Gabah Pakai Mobil SUV Putih |
|
|---|
| Remaja Tenggelam di Sungai Dukuh Ngambleg Grobogan, 1 Korban Ditemukan Meninggal 3,5 Km dari Lokasi |
|
|---|
| Dua Remaja Tenggelam di Sungai Ngambleg Grobogan, Tim SAR Lakukan Pencarian |
|
|---|
| Suami Belah Rumah di Grobogan, Bukan Hoaks, Ini Kisah Lengkap dan Pengakuan Istri |
|
|---|
| Viral Video Polisi di Grobogan Digerebek Rombongan Istri saat di Rumah Janda, Pintu Digedor 20 Menit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/CEK-KESEHATAN-GROBOGAN-Kepala-Dinas-Kesehatan-Kabupaten-Groboga.jpg)