Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

Pemprov Jateng Raih Skor HAM 99,8 Persen, Namun Soroti Peran Ormas

Pemprov Jateng mencatatkan capaian membanggakan dalam penilaian indeks Hak Asasi Manusia (HAM) yang dilakukan oleh Kementerian Hukum dan HAM

Tayang:
Penulis: budi susanto | Editor: Catur waskito Edy
budi susanto
LAMBANG PEMPROV JATENG - Pintu masuk di Kompleks Pemprov Jateng dengam logonya. (TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -  Pemprov Jateng mencatatkan capaian membanggakan dalam penilaian indeks Hak Asasi Manusia (HAM) yang dilakukan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). 

Penilaian tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Kemenkumham di kompleks Pemprov Jateng. Di mana Pemprov Jateng meraih skor tinggi, yakni 99,8 persen.

Namun, meskipun hampir sempurna, masih ada beberapa catatan penting yang perlu mendapat perhatian, salah satunya adalah terkait aktivitas organisasi kemasyarakatan (ormas).

“Memang Pemprov Jateng mendapatkan indeks HAM yang sangat tinggi, mencapai 99,8 persen. Ini menunjukkan komitmen terhadap pemenuhan hak sipil, politik, sosial, dan budaya,” ujar Kepala Bappeda Provinsi Jateng, Harso Susilo, saat ditemui Tribunjateng.com, usai pertemuan bersama Kemenkumham, Senin (5/5/2025).

Harso menjelaskan, skor tersebut diperoleh setelah Pemprov Jateng menyerahkan laporan dan pemantauan HAM ke Kemenkumham yang kemudian dievaluasi. 

Dalam laporan tersebut juga disampaikan sejumlah tantangan yang masih harus diatasi.

“Salah satu poin yang kami sampaikan adalah terkait peran dan keberadaan ormas. Ke depan, ini akan jadi perhatian lebih,” imbuhnya.

Ia menegaskan, Pemprov Jateng akan mengetatkan pengawasan dan pengelolaan ormas yang beroperasi di wilayahnya, terutama agar sejalan dengan aturan hukum dan HAM yang berlaku.

“Kami ingin setiap ormas memahami betul apa hak dan kewajiban mereka. Jangan sampai melenceng dari jalur hukum. Hal itu juga disampaikan oleh Kesbangpol dalam pertemuan," jelasnya.

Untuk mendukung langkah tersebut, Harso menyebut pihaknya akan menjalin kerja sama lebih erat dengan Kantor Wilayah Kemenkumham Jateng. 

Kerja sama itu akan difokuskan pada pembinaan, edukasi hukum, serta verifikasi administratif ormas.

“Kami menargetkan tahun depan bisa mencapai 100 persen. Tapi tentu tidak bisa lepas dari komitmen semua pihak, termasuk ormas, dalam menjalankan aktivitas secara tertib dan taat hukum,” tambah Harso.

Baca juga: 400 Atlet Berlaga di Empat Cabor Tujuh Tiket ke Popda Jateng Diperebutkan di Kabupaten Jepara

Baca juga: Blora Kekurangan 902 Guru, BKPSDM Dorong Disdik Segera Lakukan Pemetaan 

Baca juga: Wonosobo Siap Gelar Pilkades 2026, 166 Desa Akan Ikuti Pemilihan dengan Aturan Baru dan Digitalisasi

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved