Kamis, 14 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Pendaki Asal Malaysia Tewas Jatuh ke Jurang 80 Meter di Gunung Rinjani

Pendaki asal Malaysia terjatuh dari tebing di jalur pendakian Torean, Gunung Rinjani.

Tayang:
Kompas.com/Istimewa
EVAKUASI PENDAKI: Tim SAR gabungan mengevakuasi pendaki asal Malaysia yang terjatuh di jalur Torean, Gunung Rinjani, Minggu (4/5/2025). Korban ditemukan meninggal dunia di jurang kedalaman sekitar 80 meter. (KOMPAS.COM/DOK.HUMAS SAR MATARAM) 

TRIBUNJATENG.COM, MATARAM - Pendaki asal Malaysia terjatuh dari tebing di jalur pendakian Torean, Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (3/5/2025) pukul 13.00 Wita.

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah pendaki bernama Rennie Bin Abdul Ghani (57) dari tebing tempatnya jatuh pada Minggu (4/5/2025) pukul 10.30 Wita. 

Korban ditemukan meninggal dunia di jurang kedalaman sekitar 80 meter.

Baca juga: 5 Fakta Pendaki Gunung Saeng Bondowoso Tewas Setelah Jatuh ke Jurang Sedalam 150 Meter

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, mengatakan kondisi medan yang curam dan terjal serta kabut tebal yang menyelimuti Rinjani menjadi tantangan utama bagi tim SAR.

"Pengangkatan jenazah korban memakan waktu sekitar 3,5 jam," kata Hariyadi dalam keterangan resmi, Minggu.

Karena medan yang curam dan terjal, proses evakuasi jenazah dilakukan dengan menggunakan sistem penurunan (lowering) dan penarikan (lifting) yang memanfaatkan peralatan mountaineering.

"Kedua sistem ini dikontrol oleh tim yang berada di atas tebing," ucap Hariyadi.

Setelah berhasil mengevakuasi dari jurang, Tim SAR gabungan lalu membawa jenazah korban menuju pintu destinasi wisata pendakian Torean.

Operasi SAR ini melibatkan personel dari Kantor SAR Mataram, Pos SAR Kayangan, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), TNI, Polri, BPBD Lombok Timur, Unit SAR Lombok Timur, EMHC, Damkar, Relawan Rinjani, dan porter.

Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak BTNGR dan keluarga untuk selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara untuk proses pemulasaraan.

Sebelumnya, pendaki asal Malaysia dilaporkan terjatuh dari tebing di jalur pendakian Torean, Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (3/5/2025) pukul 13.00 Wita.

Korban bersama rombongan mulai mendaki Gunung Rinjani masuk melalui jalur Sembalun sejak Kamis (1/5/2025).

Insiden terjadi saat korban bersama 23 orang rombongan dalam perjalanan turun dari kawasan Danau Segara Anak menuju jalur Torean.

Saat itu, rombongan berhenti untuk mengambil air minum di sumber mata air Banyu Urip sekitar pukul 11.00 Wiat, Sabtu (3/5/2025).

Namun, korban terus berjalan dan tidak ikut beristirahat.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved