Sabtu, 9 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Blora

Update Kasus Pencurian Laptop di Kantor Dinas di Blora, 25 Hari Berlalu

Pelaku pencurian sejumlah laptop yang beraksi di  kantor dinas di lingkungan Pemkab Blora masih belum terungkap.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/ Iqbal
PENCURIAN LAPTOP - Kantor Dinperinaker Blora tampak depan. Polisi masih memburu pelaku pencurian laptop di dua kantor dinas. 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Pelaku pencurian sejumlah laptop yang beraksi di  kantor dinas di lingkungan Pemkab Blora masih belum terungkap.

Pasalnya, pencurian laptop terjadi pada Jumat (11/4/2025) di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) dan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Blora.

Total ada 5 laptop yang hilang. Rinciannya 1 laptop di Kantor Dinperinaker dan 4 laptop di Kantor Dinsos P3A Blora.

Baca juga: Polisi Temukan Kejanggalan Atas Kasus Pencurian Laptop di Kantor Dinas di Blora

Baca juga: 11 Hari Berlalu, Pelaku Pencurian Laptop di Kantor Dinas di Blora Belum Terungkap

Maling tersebut, beraksi di siang hari, saat para pegawai di kantor tersebut melaksanakan Salat Jumat.

Kasi Humas Polres Blora, AKP Gembong Widodo, mengatakan, saat masih dalam proses penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku pencurian tersebut.

"Sementara ini masih proses penyelidikan dan mendalami siapa pelaku pencurian laptop itu. Minta doanya agar segera bisa terungkap," katanya, kepada Tribunjateng, Senin (5/5/2025).

Lebih lanjut, AKP Gembong, menyampaikan beberapa saksi sudah dimintai keterangan, dan alat bukti yang mendukung juga telah dikumpulkan.

"Kami sudah mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan bukti-bukti untuk mengungkap pelaku pencurian," ujarnya.

Adapun beberapa saksi yang telah dimintai keterangan terdiri atas para pegawai yang ada di dua kantor dinas tersebut.

"Saksi saki yang sudah kami mintai keterangan seperti pegawai," jelasnya.

Pihak kepolisian juga mempertanyakan tidak adanya kamera CCTV di area kantor di dua dinas tersebut. Sehingga, itu yang menjadi salah satu kendala dari penyelidikan.

"Kelemahannya tidak didukung CCTV. Jadi kami sudah sarankan ke kepala dinas terkait agar kantor didukung CCTV. Sebab ini juga yang jadi pertanyaan dari pihak kepolisian, kenapa nggak dilengkapi CCTV," paparnya.(Iqs)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved