Berita Kendal
Pengakuan Pelaku Curanmor di Kendal: "Pekerjaan Saya Maling"
Pelaku kasus pencurian sepeda motor asal Sumatera, Januar mengaku dirinya telah menjalankan aksi lebih dari sekali.
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pelaku kasus pencurian sepeda motor asal Sumatera, Januar mengaku dirinya telah menjalankan aksi lebih dari sekali.
Januar mengatakan, ia telah beberapa kali mencuri sepeda motor hingga melakukan aksi pencopetan di sebuah bus.
"Di Kendal ini yang keempat kalinya, sebelumnya pernah di daerah Johar kota lama Semarang," kata Januar ditemui di Polsek Kaliwungu, Jumat (9/5/2025).
Januar awalnya menampik jika pekerjaan serabutan yang ia lakukan tidak berkaitan dengan tindak kejahatan. Namun, setelah dicecar akhirnya Januar mengakui kejahatannya.
"Iya pekerjaan saya maling," ujarnya.
Apesnya, saat ini Januar harus mempertanggungjawabkan perbuatannya usai ditangkap polisi karena mencuri motor di wilayah Kecamatan Kaliwungu Kendal.
Januar sengaja merantau ke berbagai daerah untuk menjalankan aksinya sebagai spesialis pencurian.
"Merantau baru seminggu di Kendal, terus karena ada kesempatan langsung dapat itu motor," paparnya.
Curi Motor
Sebelumnya, seorang residivis kasus kepemilikan senjata tajam asal Sumatera Selatan, Januar nekat melakukan aksi pencurian motor di sebuah musala di Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal.
Aksi dilakukan saat korban, bernama Tri Sismono tengah tertidur lelap di Musala Al Muwahidin Kampung Sawahjati Desa Krajankulon Kecamatan Kaliwungu, Senin (5/5/2025) pukul 17:30 WIB.
Berdasarkan pengakuan pelaku, dia mengincar sepeda motor untuk dipakai untuk merantau ke Jakarta.
"Ini mau tak pakai ke Jakarta, saya asli Sumatera kerja serabutan di Kendal," kata Janur ditemui di Polsek Kaliwungu, Jumat (9/5/2025).
Dia mengatakan, modus yang digunakan ialah mencari titik lengah korban saat sedang beristirahat.
Awalnya, ia juga tak merencanakan aksi pencurian sepeda motor milik korban yang terparkir di halaman musala.
Niatan itu muncul saat ia melihat korban tertidur pulas dengan tas yang tidak melekat di tubuh korban.
"Saya awalnya mau ngeflash HP di konter dekat musala. Terus lihat posisi korban tidur pulas. Jadi langsung saya ambil tasnya dan cari kontak motornya," terangnya.
Setelah berhasil menggasak motor, pelaku langsung melarikan diri ke Jakarta untuk kembali merantau.
"Ya terus saya bawa motornya, tapi tasnya tidak saya bawa," sambungnya.
Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar mengatakan pelaku berhasil ditangkap di daerah Cirebon tak kurang dari 24 jam pada Selasa (6/5/2025).
Korban ditangkap saat sedang jajan di sebuah warung.
"Jadi setelah korban melapor ke kami, langsung kami tindak lanjuti dan kami berkoordinasi dengan tim untuk dilakukan penangkapan," sambungnya.
Kapolres menuturkan, pelaku dijerat pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.
"Kami juga mengamankan barang bukti sepeda motor Honda Beat milik korban dengan nomor polisi H-3560-BSD, warna coklat keluaran tahun 2024," tandasnya.
Diringkus Kurang dari 24 Jam
Polisi berhasil menangkap pelaku pencurian motor yang dilakukan oleh residivis asal Sumatera.
Pelaku ditangkap di daerah Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon pada Selasa (6/5/2025) dini hari.
"Dari Kanit Reskrim Polsek Kaliwungu berkoordinasi dengan unit Reskrim Polsek Arjawinangun Polres Cirebon, kemudian pelaku berhasil ditangkap belum ada sehari," kata Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar ditemui di Polsek Kaliwungu, Jumat (9/5/2025).
Kapolres menerangkan, sistem GPS di motor korban masih aktif saat dibawa pelaku menuju Jakarta. Sehingga pelaku dapat dengan mudah terlacak dan langsung ditangkap.
"Pelaku tidak tahu jika ternyata GPS di motor korban masih aktif," sambungnya.
Pemilik motor, Tri Sismono mengaku dirinya panik ketika mendapati motor milik perusahaan dia bekerja tiba-tiba hilang.
Dia juga sempat kebingungan saat akan melaporkan nasib kehilangan yang ia alami.
"Saya kan lagi tiduran di emperan musala. Pas bangun motor sudah tidak ada, mau lapor tapi STNK di motor, tidak ada barang bukti," ungkapnya.
Dia mengatakan, motor tersebut digunakan untuk bekerja sebagai pemasang kabel jaringan Wifi.
"Di motor saya ada tangga untuk masang kabel, dan STNK di jok motor semua dibawa. Alhamdulillah hari ini sudah ketemu," tandasnya. (ags)
Baca juga: Cerita Dongeng Anak Sebelum Tidur Terbaru 2025 Bahasa Indonesia, Kisah Ali Baba dan 40 Pencuri
Baca juga: Harga Ayam Potong Naik Jelang Idul Adha, di Semarang Jadi Rp 35.000/Kg
Baca juga: Promo Starlink 2025, Segini Harga Modem WiFi Saku dan Biaya Langganan Internet Cepat dari Mana Saja
| Identitas Masih Misterius, Ini Barang yang Ditemukan di Sekitar Kerangka Manusia di Kendal |
|
|---|
| 7 Perwira Polres Kendal Dirotasi, Termasuk Kompol Indra Jaya Syafputra |
|
|---|
| PAW Ahmad Suyuti Menunggu Waktu, KPU Sudah Serahkan Berkas ke DPRD Kendal |
|
|---|
| Geger Penemuan Kerangka Manusia di Ladang Kosong di Patebon Kendal, Ini Ciri-cirinya |
|
|---|
| Aksi Begal Sadis di "Kelok 8" Kendal, Pegawai Indomaret Dibacok saat Perjalanan Pulang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-curanmor-cctv-cirebon.jpg)