Rabu, 20 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viiral

Hari Masih Pagi saat Bocah-bocah SD Ini Siap Tawuran, Bawa Penggaris Besi hingga Parang

Mereka adalah bocah-bocah SD dengan tubuh kecilnya. Namun, tangan mereka menggenggam senjata. Dari penggaris besi panjang hingga parang

Tayang:
Editor: muslimah
TRIBUNJATENG/DOK
ILUSTRASI SISWA SD. 

TRIBUNJATENG.COM - Mereka diduga janjian untuk tawuran di media sosial. Hingga akhirnya, kedua kelompok itu bertemu.

Mereka adalah bocah-bocah SD dengan tubuh kecilnya. Namun, tangan mereka menggenggam senjata. Dari penggaris besi panjang hingga parang.

Peristiwa ironi itu terjadi Sabtu (10/5/2025) pagi.

Saat itu jalanan di sekitar Perumahan Pondok Laguna, Cilangkap, Depok, tiba-tiba riuh. 

Baca juga: Beda Atribut Perguruan Silat Picu Pengeroyokan di Sragen, Dua Pelaku Berhasil Diamankan Polisi

Bukan oleh lalu lintas, melainkan suara teriakan bocah-bocah SD yang berlarian, saling ledek, dan tampak siap menyerang.

Dua kelompok siswa dari SD Negeri Cilangkap 05 dan SDN Cilangkap 08 diduga janjian lewat media sosial untuk tawuran.

Pertemuan mereka terjadi tak jauh dari sekolah, tepatnya di area belakang SDN Cilangkap 8 yang berbatasan dengan permukiman dan makam.

“Mungkin lewat ponsel itu ya, janjian kayak chat gitu mereka,” ucap Ketua RW 20 Perumahan Pondok Laguna, Muchban, saat ditemui Kompas.com, Senin (12/5/2025).

Namun, belum sempat terjadi bentrokan serius, dua sosok tak terduga datang yakni penjaga sekolah dan penjaga makam.

“Itu mereka kan baru adu saling ledek gitu terus dilerai penjaga sekolah kan sama penjaga makam,” lanjut Muchban.

Menurutnya, penjaga sekolah lebih dulu mengejar anak-anak yang tampak siap tawuran, lalu disusul oleh penjaga makam yang melihat keributan dari kejauhan.

“Pokoknya penjaga sekolah yang kejar duluan, terus penjaga makam ikutan. Mereka yang bantu lerai dan akhirnya siswa itu bubar sebelum apa-apa,” ujar Muchban.

Beredar di media sosial

Sebuah video sempat beredar memperlihatkan anak-anak SD berlarian, sebagian masih mengenakan seragam pramuka.

Kamera perekamnya berguncang, diduga diambil dari atas sepeda motor, mengikuti para bocah yang tampak panik namun juga agresif.

Dalam video itu, dua anak terlihat saling menyerang.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved