Selasa, 5 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Pantas Gunawan Sulit Ditangkap, Ternyata Sembunyi di Pondok Pesantren Setelah Bunuh Istri dan Anak

Polisi harus kerja keras menangkap Gunawan (44), pembunuh istri dan anak tirinya di Bengkulu. 

Tayang:
Editor: galih permadi
M Rizki Wahyudi/Tribunbengkulu.com
PEMBUNUH IBU DAN ANAK - Gunawan (44) warga Desa Tasikmalaya Kecamatan Curup Utara saat digiring oleh petugas pada Rabu (14/5/2025). Gunawan bunuh istri siri dan anak tirinya di Rejang Lebong. Keluarga minta hukuman mati, tapi pelaku hanya terancam 15 tahun penjara. 

TRIBUNJATENG.COM - Polisi harus kerja keras menangkap Gunawan (44), pembunuh istri dan anak tirinya di Bengkulu

Baru tujuh hari setelah kejadian, Polisi menangkap Gunawan yang bersembunyi di pondok pesantren menyaru sebagai tukang cat. 

Tak ada yang menyangka Gunawan seorang pembunuh lantaran Ia memakai identitas palsu. 

Gunawan (44) pria pembunuh anak dan istri akhirnya ditangkap setelah buron selama seminggu.

Baca juga: Ternyata Nur Fitriani Anggota DPRD Kota Tegal Rekrut Jemaah Haji Pakai Biro Ilegal: Itu Biro Wisata

JASAD IBU ANAK - Polisi olah TKP penemuan mayat di Rejang Lebong Bengkulu, Jumat (2/5/2025). Kronologi penemuan ibu dan anak tewas mengenaskan dalam rumah kontrakan.
JASAD IBU ANAK - Polisi olah TKP penemuan mayat di Rejang Lebong Bengkulu, Jumat (2/5/2025). Kronologi penemuan ibu dan anak tewas mengenaskan dalam rumah kontrakan. ((TribunBengkulu/M Rizki Wahyudi))

Ia sempat berganti-ganti identitas, pekerjaan, hingga berpindah kota setelah mengakhiri hidup istri dan anak tirinya.

Namun, ia akhirnya ditangkap di sebuah pondok pesantren.

Selama buron, Gunawan menyamar menggunakan identitas palsu untuk melamar pekerjaan.

Ia pun sempat diusir usai ketahuan menghabisi istri dan anak tirinya.

Kasus tragis pembunuhan terhadap Euis Setia (42) dan putrinya GMW (14) kini terungkap.

Kedua korban ditemukan dalam kondisi membusuk di rumah kontrakan mereka di Kelurahan Kesambe Baru, Curup Timur, Bengkulu pada Jumat (2/5/2025). 

Ternyata pelaku adalah suami siri sekaligus ayah tiri korban, Gunawan (44), warga Desa Tasikmalaya, Curup Utara.

Setelah membunuh keduanya karena emosi, Gunawan langsung kabur.

Pelarian panjangnya dimulai dengan membawa kabur motor korban ke Rupit, Sumatera Selatan, lalu menjualnya untuk modal melarikan diri.

Tanpa arah dan tanpa keluarga di luar daerah, pelaku sempat berpindah-pindah kota bahkan sampai ke Tangerang, Banten, dan menumpang sebuah angkot.

Di Tangerang, pelaku sempat menginap di rumah sopir angkot yang dikemudikannya.

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved