UIN SAIZU Purwokerto
Mengapa Remaja Berdaya Penting? UIN Saizu dan Pemkab Purbalingga Punya Jawabannya
Fakultas Dakwah dan Saintek UIN Saizu Purwokerto berkolaborasi dengan Pemkab Purbalingga dalam Penyuluhan Program GenRe.
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Masa depan bangsa ada di tangan generasi muda.
Itulah semangat yang diusung Fakultas Dakwah dan Saintek UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto saat berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam Penyuluhan Program GenRe.
Menggandeng Balai Penyuluhan KB Padamara serta Dinsosdalduk KBP3A Purbalingga, kegiatan edukatif “Berdakwah dan Berkolaborasi: Penyuluhan Program GenRe untuk Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Saintek UIN Saizu,” berlangsung sukses.
Kegiatan diselenggarakan pada Kamis, 15 Mei 2025, bertempat di Aula Gedung Fakultas Dakwah dan Saintek Kampus II UIN Saizu di Purbalingga.
Mahasiswa semester dua memenuhi ruang aula sejak pagi hari, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap isu-isu krusial yang dibahas.
Membangun Remaja yang Sehat, Cerdas, dan Berdaya
Wakil Dekan 2 Fakultas Dakwah dan Saintek, Dr. Alief Budiyono menyampaikan kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman mendasar tentang potensi diri serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan.
“Remaja hari ini adalah pemimpin esok hari."
"Karenanya, mereka harus berdaya, cerdas, dan siap berkontribusi,” tegasnya.
Materi pertama dibawakan Dekan Fakultas Dakwah dan Saintek, Dr. Muskinul Fuad yang mengangkat tema “Spirit Pernikahan”.
Dalam paparannya, dia menjelaskan pentingnya kesadaran remaja dalam menghadapi isu pernikahan dini dan seks bebas dua dari tiga gerakan utama dalam program GenRe (Generasi Berencana).
“Katakan tidak pada nikah dini dan seks bebas bukan hanya jargon."
"Itu adalah bentuk perlindungan diri dan langkah menuju masa depan yang berkualitas,” ujarnya.
GenRe: Strategi Hidup Berencana untuk Remaja
Pemateri kedua, Arum Fitria Ardiyani selaku Koordinator Balai Penyuluhan KB Kecamatan Padamara, membawakan materi “GenRe: Berencana dan Berkolaborasi”.
Ia memperluas pemahaman mahasiswa tentang bahaya napza, melengkapi trilogi GenRe: katakan tidak pada nikah dini, seks bebas, dan napza.
“Remaja harus melek informasi."
"Jangan sampai masa depan dirusak oleh keputusan yang salah hari ini,” jelasnya.
Arum juga mengaitkan materi dengan isu-isu yang tengah viral di media sosial, menjadikannya lebih kontekstual dan menarik bagi mahasiswa.
Salam GenRe yang digaungkan pun sangat relevan: Remaja GenRe: Sehat, Cerdas, Ceria.
GenRe Indonesia: Saatnya yang Muda yang Berencana.
Merancang Masa Depan dengan Kesadaran dan Aksi Nyata
Materi terakhir bertajuk “The Power of Planning: Menjadi Generasi Berdaya Merancang Masa Depan” disampaikan oleh Abdul Kholiq, M.Pd.
Ia menekankan pentingnya visi hidup dan pengelolaan waktu dalam menciptakan masa depan yang gemilang.
“Jangan hanya menghindari yang buruk, tapi lakukan yang terbaik."
"Isi waktu dengan kegiatan yang membangun diri dan masyarakat,” pesan Kholiq.
Para mahasiswa didorong untuk menjadi pribadi yang tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga membawa perubahan.
Semangat ini sejalan dengan moto UIN Saizu: “Unggul dan Progresif”.
Langkah Nyata: Pembentukan PIKMA
Sebagai tindak lanjut kegiatan, Fakultas Dakwah dan Saintek UIN Saizu membentuk Pusat Informasi Konseling Mahasiswa (PIKMA).
Lembaga ini akan menjadi pusat layanan konseling dan edukasi bagi mahasiswa, membekali mereka dengan pengetahuan, keterampilan, serta sikap yang sehat dan produktif.
PIKMA diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mencetak remaja yang siap menyambut masa depan, tidak hanya bebas dari risiko, tetapi juga penuh dengan rencana dan tujuan hidup yang jelas.
Kolaborasi antara UIN Saizu dan Pemkab Purbalingga membuktikan pemberdayaan remaja bukan sekadar wacana, tetapi aksi nyata yang dibangun bersama.
Remaja yang berdaya adalah investasi terbaik bagi bangsa, dan kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa perubahan bisa dimulai dari ruang kuliah.
Remaja hari ini adalah pemimpin masa depan.
Maka, bekali mereka bukan hanya dengan ilmu, tapi juga visi dan nilai-nilai hidup yang bermakna. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Penyuluhan-GENRE-UIN-Saizu.jpg)